Dari Kenduri Diraja hingga Istana Maimun, Ini Komitmen Rico Waas Jaga Warisan Kesultanan Deli
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
MEDAN — Proyek rehabilitasi Jembatan Jalan Kejaksaan di Kota Medan menghadapi kendala serius.
Di luar dugaan, kolong jembatan yang seharusnya steril untuk mendukung struktur vital justru menjadi tempat tinggal bagi sejumlah keluarga.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Ir. Gibson Panjaitan, ST, MM, mengungkapkan bahwa keberadaan bangunan ilegal di bawah jembatan berpotensi mengganggu jalannya proyek dan membahayakan keselamatan publik.Baca Juga:
"Ada masyarakat yang mendirikan bangunan dan tinggal di bawah kolong jembatan itu. Kalau tidak salah ada tiga atau empat keluarga. Ini bukan gelandangan, tapi keluarga lengkap," ujar Gibson, Selasa (21/10/2025).
Menurut Gibson, bangunan liar yang berdiri tanpa izin tersebut tidak hanya melanggar tata ruang kota, tetapi juga dapat berdampak langsung terhadap kekuatan struktur jembatan.
Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) 1 dan SP 2 kepada para penghuni, serta merencanakan penerbitan SP 3 hari ini.
"Selain membahayakan keselamatan mereka, keberadaan bangunan itu juga bisa mengganggu struktur jembatan dan menimbulkan risiko bagi pengguna jalan di atasnya," tegasnya.
Jika peringatan tersebut tidak diindahkan, satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan turun tangan untuk melakukan penertiban secara paksa.
Meski terdapat hambatan di lapangan, Gibson memastikan bahwa proyek rehabilitasi tetap berjalan dengan menyesuaikan ruang kerja.
Pihak kontraktor, PT Pangeran Putra Buana, tetap melakukan pengerjaan pada area yang tidak terganggu oleh permukiman ilegal tersebut.
"Kontrak tetap berjalan, ada batas waktu yang harus kita kejar," ujarnya.
Proyek ini mencakup tujuh item utama, yakni:
- Penggantian dudukan jembatan (elastomer)
- Perbaikan saluran drainase
- Tembok penahan
- Pemasangan handrail
- Trotoar
- Baut jembatan
- Ekspansion joint
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK