Insiden itu menimbulkan kepanikan dan menyebabkan puluhan siswa mengalami luka bakar, luka gores, serta gangguan pendengaran.
Kapolri mengatakan, polisi masih mendalami motif di balik ledakan tersebut.
"Informasi sementara, pelaku masih dari lingkungan sekolah tersebut. Saat ini tengah dilakukan pendalaman terkait identitas dan motif," kata Jenderal Sigit di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11).
Siswa: Pelaku Sering Jadi Korban Bully Tiga siswa SMAN 72 yang ditemui di RS Islam Cempaka Putih mengungkapkan dugaan bahwa pelaku adalah teman sekelas mereka.
Ketiganya berinisial K (17), R (16), dan M (17) yang datang menjenguk korban luka akibat ledakan.
K mengatakan, terduga pelaku adalah siswa kelas XII IPS yang dikenal pendiam.
"Kenalnya dari TK, dulu orangnya ceria, tapi makin dewasa jadi pendiam," ujarnya.
Sementara R menyebut, pelaku disebut-sebut kerap menjadi korban perundungan di sekolah.
"Selama ini dengar dia pernah dibully, dan katanya suka nonton video gore," ungkap R.