MK Putus Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Komdigi Siapkan Penyesuaian Aturan
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penyelenggar
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA- Fenomena langit tahunan hujan meteor Leonid kembali menghiasi langit Indonesia.
Menurut informasi dari situs astronomi In the Sky, puncak aktivitas Leonid diprediksi terjadi pada dini hari 18 November 2025, tepatnya sekitar pukul 01.00-02.00 WIB.
Leonid berasal dari partikel debu komet 55P/Tempel-Tuttle yang melintasi orbit Bumi setiap 33 tahun.Baca Juga:
Saat Bumi melewati jejak sisa material komet ini, partikel-partikel kecil terbakar di atmosfer dan menghasilkan lintasan cahaya cepat yang menghiasi langit malam.
Kecepatan meteornya sangat tinggi, mencapai sekitar 71 km per detik, menjadikan Leonid salah satu hujan meteor tercepat yang dapat diamati dari Bumi.
Titik radian hujan meteor ini berada di rasi Leo, namun pengamatan tidak harus menatap langsung ke rasi tersebut karena meteor dapat melintas di berbagai bagian langit.
Pengamat langit di Indonesia disarankan mempersiapkan diri sejak pukul 01.00 WIB hingga menjelang fajar.
Berikut tips agar pengalaman mengamati Leonid lebih maksimal:
-Cari lokasi gelap – Pilih area jauh dari polusi cahaya, lampu kota, atau gedung tinggi.
-Mulai pengamatan setelah tengah malam – Waktu terbaik antara pukul 01.00-04.00 WIB.
-Biarkan mata beradaptasi – Butuh 20-30 menit agar mata terbiasa dengan kegelapan.
-Tidak perlu teleskop – Meteornya lebih mudah diamati dengan mata telanjang karena lintasannya cepat dan lebar.
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penyelenggar
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap alasan di balik keputusan menahan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang guru sekolah dasar (SD), Ika Indah Sari (38), kembali mendatangi Markas Polda Sumatera Utara dengan membawa dua orang saks
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan hingga Sabtu (25/7/2026) masih menyelidiki penyebab pasti ledakan hebat ya
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menjelaskan alasan pemerintah melakukan penyesuaian tarif layanan kewarganegaraan me
NASIONAL
JAKARTA Penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantas
NASIONAL
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menggelar pelatihan Training of Trainer (ToT) Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) sebaga
PENDIDIKAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan selama periode 2024 Juli 2026 dengan kinerja positif. Indeks ditutup me
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, mengungkapkan rangkaian pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) terlalu cepat menghubungkan temuan uang dan emas s
HUKUM DAN KRIMINAL