Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
PADANGSIDEMPUAN- Universitas Aufa Royhan mengerahkan Tim SAR Darurat untuk meninjau langsung kondisi mahasiswa yang sedang menjalankan praktik lapangan di wilayah Batang Toru, Pinangsori, dan Sibolga.
Tim yang terdiri dari Asnil, Ahmad, Ryan, dan Maman itu bergerak pada Jumat pagi atas instruksi langsung Rektor Universitas Aufa Royhan, Dr. Anto, SKM., M.Kes., MM., serta Ketua Yayasan Aufa Royhan, Dr. Henniyati Harahap, SKM., M.Kes.
Langkah peninjauan darurat tersebut dilakukan menyusul terputusnya sejumlah akses komunikasi dan gangguan transportasi di tiga wilayah terdampak bencana.
Baca Juga:
Pihak kampus menilai pengecekan lapangan menjadi keharusan mengingat situasi cuaca dan kondisi medan yang tidak stabil.
"Keselamatan mahasiswa menjadi prioritas utama. Karena itu tim diturunkan untuk memastikan kondisi di lokasi praktik," demikian pernyataan resmi kampus.
Komunikasi Terkendala, Informasi Lapangan Datang Tersendat
Tim SAR membawa perlengkapan penanganan kebencanaan serta perangkat komunikasi alternatif.
Namun hingga kini, laporan dari lapangan masih terbatas.
Sinyal telekomunikasi yang kerap hilang muncul membuat pembaruan informasi berlangsung lambat.
Meski demikian, kabar baik datang dari Batang Toru.
Laporan terakhir yang diterima sebelum jaringan kembali melemah menyebut seluruh mahasiswa di wilayah tersebut dalam kondisi aman.
Pihak kampus menyampaikan rasa syukur atas kepastian tersebut.
Pinangsori dan Sibolga Masih Menunggu Kabar
Sementara itu, kondisi mahasiswa di Pinangsori dan Sibolga masih belum dapat dipastikan.
Tim SAR Darurat kini bergerak mendekati dua wilayah tersebut dan berupaya menjalin kontak dengan mahasiswa maupun pihak rumah praktik setempat.
Rektor dan Ketua Yayasan mengimbau masyarakat, terutama orang tua mahasiswa, untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari kampus.
"Koordinasi terus dilakukan. Kami akan memberikan pembaruan segera setelah jaringan memungkinkan," kata pihak yayasan.
Ajakan Doa di Tengah Situasi Tidak Pasti
Di tengah keterbatasan komunikasi dan meningkatnya kekhawatiran, kampus mengajak seluruh civitas akademika dan orang tua mahasiswa untuk berdoa agar seluruh mahasiswa di Pinangsori dan Sibolga berada dalam keadaan baik.
Pemantauan diperkirakan berlanjut hingga kondisi cuaca membaik dan sinyal telekomunikasi kembali stabil.*
(um)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.