Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
LAMPUNG – Kayu gelondongan yang ditemukan terdampar di pantai Lampung bukan berasal dari banjir, melainkan akibat kecelakaan kapal tagboot milik PT Minas Pagai Lumber, perusahaan yang memiliki izin Pemanfaatan Hutan Produksi melalui Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).
Hal ini dikonfirmasi Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Krisdianto, Selasa (9/12/2025).
"Kejadian ini murni akibat mesin tagboot mati dan terkena badai sejak 6 November 2025, sehingga banyak kayu yang jatuh dari kapal," ujar Krisdianto.Baca Juga:
Kayu-kayu tersebut dilengkapi barcode sebagai penanda SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu), yang menunjukkan keabsahan sumber kayu dan mencegah praktik ilegal logging.
"Barcode di kayu ini adalah penanda SVLK yang dicek keabsahan atau asal usul sumber kayu," tambahnya.
Sebelumnya, Polda Lampung menelusuri kayu-kayu tersebut dan menemukan stiker kuning bertuliskan "Kementerian Kehutanan Republik Indonesia" serta nama perusahaan PT Minas Pagai Lumber.
Logo lingkaran bertanda centang dan daun bertuliskan "SVLK INDONESIA" menunjukkan tanda legalitas kayu.
"Kami cek ada barcode dan nomor seri yang menempel di kayu-kayu itu. Sekarang sedang kami telusuri keabsahannya," kata Irjen Helfi di Mapolda Lampung, Senin (8/12/2025).
Polda Lampung bersama Kemenhut terus memeriksa dokumen registrasi penebangan untuk memastikan kayu tersebut benar-benar legal.
Penyelidikan ini juga akan mengungkap apakah ada penyimpangan dalam proses produksi kayu tersebut.
Dengan pengecekan ini, publik diharapkan mendapat kepastian bahwa kayu yang terdampar tersebut bukan berasal dari praktik pembalakan liar, melainkan insiden tak terduga akibat kecelakaan kapal.*
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL