BREAKING NEWS
Kamis, 02 April 2026

Bahlil Minta Maaf soal Klaim Listrik Aceh Pulih 97 Persen, PLN Ungkap Kerusakan Masif

Adam - Selasa, 09 Desember 2025 20:51 WIB
Bahlil Minta Maaf soal Klaim Listrik Aceh Pulih 97 Persen, PLN Ungkap Kerusakan Masif
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). (foto: tangkapan layar yt KementerianESDM)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait pernyataannya yang menyebut pemulihan listrik di Aceh telah mencapai 97 persen pada Senin, 8 Desember 2025.

Ia mengakui informasi tersebut belum sepenuhnya akurat karena sejumlah wilayah di Aceh masih mengalami pemadaman bergilir hingga Selasa, 9 Desember 2025.

Permintaan maaf itu disampaikan Bahlil dalam konferensi pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:

"Kami pemerintah akan terus fokus, akan terus berupaya, menggunakan semua sumber kekuatan negara untuk percepatan pemulihan energi di Provinsi Aceh," ujar Bahlil.

"Kalau ada yang belum maksimal, kami memohon maaf."

Ia menegaskan bahwa proses pemulihan di lapangan menghadapi sejumlah hambatan yang sulit diprediksi, terutama setelah banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh pekan lalu.

"Di lapangan sering ditemukan hal-hal yang tidak bisa diduga. Karena itu, pasti masih ada kekurangan dalam proses pemulihan," kata dia.

Bahlil kembali menyampaikan keprihatinannya terhadap warga Aceh yang terdampak bencana.

"Semoga upaya yang dilakukan tim menjadi bagian penting dari percepatan pemulihan bagi saudara-saudara kita di Aceh," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, membeberkan alasan mengapa proses pemulihan listrik di Aceh berjalan lebih berat dari perkiraan awal.

Menurut Darmawan, banjir bandang dan longsor telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut.

"Ada enam tower transmisi antara Bireuen dan pembangkit listrik Arun yang roboh. Sungai yang lebarnya 80 meter melebar menjadi 300 sampai 400 meter. Tower kami terbawa banjir bandang dan kabelnya hilang," kata Darmawan.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sungai Aek Garoga Kembali Meluap, Timbunan Jalan Nasional Hanyut Terbawa Arus
BPBD: Korban Banjir–Longsor Sumut Tembus 340 Jiwa, 128 Masih Hilang
Bacakan Dongeng untuk Anak-Anak Pengungsi Aceh Tamiang, Anies Baswedan Ajarkan Nilai Kejujuran
Kemenhut Klarifikasi Kayu Terdampar di Pantai Lampung, Bukan Hasil Pembalakan Liar
Bahlil Tetapkan Denda Fantastis untuk Tambang Ilegal di Kawasan Hutan, Bisa Capai Rp6,5 Miliar per Hektare
Update Korban Banjir dan Longsor Sumatera, BNPB: 964 Jiwa Tewas, Puluhan Ribu Pengungsi Terpapar Penyakit
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru