BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

Tapanuli Selatan Dilanda Banjir Lagi, Bupati Gus Irawan Desak Normalisasi Sungai

Raman Krisna - Sabtu, 03 Januari 2026 14:06 WIB
Tapanuli Selatan Dilanda Banjir Lagi, Bupati Gus Irawan Desak Normalisasi Sungai
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, saat meninjau sejumlah desa yang dilanda banjir di DAS Batangtoru, Kab. Tapsel, Sumut, Jumat (2/1/2026). (foto: Gus Irawan Pasaribu/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATANbanjir/" target="_blank">Banjir kembali melanda sejumlah desa di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (2/1/2026).

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa minggu setelah banjir dan longsor besar pada 25 November 2025 yang menyebabkan sedimentasi tinggi di sungai.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menjelaskan bahwa material lumpur, pasir, dan kayu dari bencana sebelumnya masih menumpuk di sepanjang aliran sungai Batangtoru.

Baca Juga:

Akibatnya, ketika hujan deras mengguyur, sungai meluap dan menggenangi desa-desa di Kecamatan Batangtoru, Muara Batangtoru, dan Angkola Sangkunur.

"Tanpa normalisasi sungai Batangtoru, desa-desa di DAS akan terus terendam saat hujan. Mereka yang sudah kembali ke rumah dari pengungsian bisa kembali mengungsi," kata Gus Irawan melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/1/2026).

Normalisasi sungai saat ini terkendala ketersediaan alat berat, khususnya jenis amphibi.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan telah meminta Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera Utara (BBWS Sumut) menurunkan alat berat untuk membersihkan kayu dan menormalisasi aliran sungai.

Daerah yang terdampak banjir kali ini meliputi Dusun Benteng, Desa Hapesong Baru (Kecamatan Batangtoru), Desa Bandar Tarutung, Dusun Sibarabara, dan Desa Simataniari (Kecamatan Angkola Sangkunur).

Berdasarkan data BPBD Sumut per 1 Januari 2026, jumlah korban bencana banjir dan longsor akhir November 2025 mencapai 366 orang meninggal dunia, 206 luka-luka, 59 hilang, dan 14.430 pengungsi.

Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi lokasi terparah dengan 127 korban meninggal dan 4.161 pengungsi. Sementara di Tapanuli Selatan tercatat 89 orang meninggal dan 4.693 pengungsi.

Kota Sibolga melaporkan 55 orang meninggal dan 660 pengungsi, serta Tapanuli Utara 36 meninggal dan 1.197 pengungsi.

Gus Irawan menekankan bahwa langkah cepat normalisasi DAS Batangtoru menjadi kunci mencegah banjir berulang, mengingat tingginya sedimentasi dan potensi aliran baru yang mengarah ke pemukiman warga.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mendagri Pastikan Listrik dan BBM di Aceh Tamiang Kembali Normal Pascabencana
Wakil Ketua Komisi IV DPR Usulkan Badan Khusus Tangani Dampak Bencana di Sumatera
Sinergi TNI-Polri dan Warga Tabanan Gotong Royong Bersihkan Longsor di Desa Karyasari, Akses Jalan Kembali Normal
Staf Khusus Presiden: Penanganan Bencana ala Prabowo Terapkan Strategi TSM Terstruktur dan Masif
Mendagri Tito Karnavian Kirim 1.138 Praja IPDN Percepat Pemulihan Layanan Pemerintah Pasca-Bencana Sumatra
Banjir Susulan Rendam Tapanuli Tengah, Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Berjalan Cepat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru