Polres Padangsidimpuan mengevakuasi jasad seorang pria dewasa di areal kebun di Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kamis (08/01/2026) sore. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
PADANGSIDIMPUAN – Warga Lingkungan II, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria dewasa di areal kebun, Kamis (08/01/2026) sore.
Tubuh korban terlentang di balik semak-semak, tanpa mengenakan baju, dengan leher terjerat kain kaus dan tali pinggang, serta celana jeans hitam yang dikenakannya.
Menurut Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Hasiholan Naibaho, pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab kematian.
"Kami belum bisa memastikan apakah ini murni bunuh diri atau ada unsur tindak pidana. Semua akan kami pastikan melalui proses penyelidikan dan autopsi," ujar Kasat.
Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.37 WIB oleh seorang warga yang hendak menuju kebunnya.
Warga mencium bau tak sedap dan melihat sesuatu mencurigakan di balik semak-semak.
Informasi ini langsung diteruskan ke Lurah Pijorkoling dan kemudian ke pihak kepolisian.
Petugas Polres Padangsidimpuan, dipimpin langsung Kasat Reskrim, segera mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memasang garis polisi, dan mengamankan area sekitar.
Personel Unit Inafis juga melakukan identifikasi dan dokumentasi sebelum jenazah dievakuasi ke RSUD Kota Padangsidimpuan.
Setibanya di RSUD, korban diperiksa oleh dr Lily Damayanti Lubis. Hasil visum sementara menunjukkan sejumlah luka yang mencurigakan: - Dua luka tusuk di bagian belakang kepala - 18 titik luka tusukan tidak beraturan di kepala - Luka robek di daun telinga kiri - Lecet melingkar di leher, bengkak di tengkuk dan pipi kiri - Memar di lengan, paha, lutut, dan kelopak mata - Lidah tergigit, cairan keluar dari kemaluan dan anus
"Hasil visum ini mengarah kuat bahwa korban meninggal secara tidak wajar dan diduga tindak pidana. Oleh karena itu kami merekomendasikan autopsi," tegas Kasat.