DENPASAR – Seorang pasangan suami istri dilaporkan meninggal dunia setelah diserang kawanan tawon di Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (20/1).
Korban adalah Dewa Ketut Suparta (69) dan istrinya Dewa Ayu Made Gati (56).
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, menjelaskan insiden terjadi saat pasutri tersebut tengah beristirahat di gubuk tengah kebun sekitar pukul 16.00 WITA.
"Dewa Ayu memindahkan daun kelapa kering tanpa mengetahui di bawahnya terdapat sarang tawon. Gerombolan tawon keluar dan langsung menyengat kedua korban," ujar Sartika, Jumat (23/1).
Dalam upaya melarikan diri, Ketut Suparta terjatuh dan kepalanya terbentur akar pohon hingga pingsan. Kondisi tersebut membuatnya kembali diserang tawon.
Warga setempat menemukan Ketut Suparta dalam kondisi meninggal dan langsung mengevakuasi Dewa Ayu ke rumah sakit terdekat.
Sayangnya, Dewa Ayu juga meninggal setelah mengalami kejang-kejang.
Keduanya kini telah dibawa ke rumah duka. Polsek Mendoyo mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berada di area perkebunan atau semak-semak.
"Jika menghadapi situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 yang siap melayani 24 jam," pungkas Sartika.
Imbauan ini menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di alam, termasuk serangan serangga yang dapat berujung fatal.*
(kp/ad)
Editor
: Adam
Tragis! Pasangan Suami Istri di Jembrana Tewas Tersengat Kawanan Tawon di Perkebunan