Jumat Curhat di Desa Medahan, Polres Gianyar dan Masyarakat Adat Perkuat Kamtibmas
- Jumat, 23 Januari 2026 15:15 WIB
Polres Gianyar menggelar Program Jumat Curhat/Orti Krama Bali, yang dirangkaikan dengan sosialisasi Sipandu Beradat, di Kantor Desa Medahan, Kec. Blahbatuh, Kab. Gianyar, Jumat pagi, 23 Januari 2026. (foto: Ist/BITV )
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
GIANYAR — Kepolisian Resor Gianyar memperkuat sinergi dengan masyarakat adat melalui kegiatan Polri untuk Masyarakat dalam Program Jumat Curhat/Orti Krama Bali, yang dirangkaikan dengan sosialisasi Sipandu Beradat, di Kantor Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Jumat pagi, 23 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, bersama jajaran Satbinmas PolresGianyar, unsur Polsek Blahbatuh, pemerintah desa, tokoh adat, serta sekitar 30 orang Pecalang Desa Adat Medahan.
Ps. Kasat Binmas Polres Gianyar Iptu Asriwanti La'ara mengatakan Sipandu Beradat merupakan sistem pengamanan lingkungan berbasis Desa Adat yang menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
"Sipandu Beradat adalah penguatan sistem keamanan lingkungan di Desa Adat dengan melibatkan seluruh unsur adat, termasuk Pecalang. Ini menjadi bentuk kolaborasi Polri dan masyarakat adat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman," kata Asriwanti, seizin Kapolres Gianyar.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Jumat Curhat atau Orti Krama Bali, yang menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, keluhan, serta potensi permasalahan sosial di wilayah setempat.
"Melalui Jumat Curhat, Polri hadir mendengarkan langsung persoalan masyarakat. Setiap masukan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak terkait," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, PolresGianyar juga mensosialisasikan Layanan Kepolisian 110 sebagai sarana pengaduan cepat bagi masyarakat guna meningkatkan rasa aman di lingkungan Desa Adat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh keakraban. Masyarakat adat menyambut positif program tersebut sebagai upaya memperkuat keamanan berbasis kearifan lokal.