Nazaruddin ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di perairan Pulau Berhala, Senin (9/3/2026) sore, sekitar 25 mil dari lokasi awal dilaporkan hilang. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Nazaruddin ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di perairan Pulau Berhala, Senin (9/3/2026) sore, sekitar 25 mil dari lokasi awal dilaporkan hilang.
Komandan Pos SAR Tanjungbalai Asahan, Riki Harahap, menyampaikan evakuasi korban dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Pol Air, dan BPBD Kabupaten Batubara.
"Alhamdulillah, korban telah teridentifikasi dan dibawa ke rumah duka. Keluarga sudah memastikan bahwa jasad tersebut adalah Nazaruddin," ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (5/3/2026) saat keluar rumah untuk mencari kepah.
Istri korban, Siti Aisyah, menceritakan bahwa Nazaruddin berangkat dalam kondisi tidak fit, dengan tangan dan kaki yang masih sakit. Selama menunggu kepulangan suaminya, Siti mengaku mendengar suara ketukan keras di pintu, menambah rasa cemas keluarga.
Riki Harahap menghimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas di perairan. "Keselamatan harus menjadi prioritas, terutama bagi warga yang beraktivitas di laut atau wilayah yang berpotensi membahayakan," katanya.
Temuan ini menutup pencarian yang penuh ketegangan dan duka bagi keluarga serta masyarakat setempat, sekaligus menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para nelayan di perairan Kabupaten Batubara.*
(tm/dh)
Editor
: Nurul
Lima Hari Hilang di Laut, Nazaruddin Nelayan Batubara Ditemukan Meninggal