Jalan-jalan di lingkungan perumahan itu mengalami kerusakan parah dengan lubang-lubang besar yang membahayakan pengendara, terutama saat hujan.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah ruas jalan utama sudah dipenuhi lubang dengan diameter bervariasi, dari ukuran kecil hingga menyerupai kubangan.
Lubang-lubang ini kian berbahaya ketika tertutup genangan air, membuat pengendara sulit mengantisipasi, terutama di malam hari.
Warga setempat mengaku resah dengan kondisi tersebut. Beberapa insiden kecelakaan telah terjadi akibat terperosok ke dalam lubang.
Seorang warga yang enggan disebut identitasnya menuturkan, "Sudah ada dua kali kejadian orang jatuh di sini gara-gara lubang itu. Apalagi kalau malam atau habis hujan, lubangnya nggak kelihatan karena ketutup air. Kita bayar kewajiban kita, tapi fasilitas jalannya dibiarkan hancur begini. Sangat bahaya buat anak-anak atau warga yang pulang kerja malam hari," ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Hingga saat ini, perbaikan jalan masih menjadi tanggung jawab pengembang, HIPI Land, karena aset prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) belum diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Menanggapi keluhan warga, pihak manajemen Serpong Garden menyatakan telah menginstruksikan perbaikan jalan.
"Yang sekarang berlubang, hari ini saya sounding ke Divisi Infra untuk ditambal. Mudah-mudahan bisa langsung eksekusi," ujar Gogo, perwakilan HIPI Land / Serpong Garden.
Warga berharap langkah ini segera direalisasikan agar akses jalan kembali aman dan nyaman, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang terus menghantui pengguna jalan perumahan tersebut.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Jalanan Rusak dan Berlubang di Perumahan Serpong Garden Tangerang Ancam Keselamatan Warga, Pengembang Didesak Segera Perbaiki