BREAKING NEWS
Minggu, 05 April 2026

Kasus Keracunan MBG Tembus 4.755 Orang dalam 2 Bulan di 2026, FSGI: Itu Bukan Lagi Kesalahan Kecil!

Dharma - Minggu, 05 April 2026 12:11 WIB
Kasus Keracunan MBG Tembus 4.755 Orang dalam 2 Bulan di 2026, FSGI: Itu Bukan Lagi Kesalahan Kecil!
Puluhan anak-anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada Kamis (26/2/2026) sore. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat sebanyak 4.755 kasus keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Angka tersebut dinilai sebagai sinyal serius perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pemerintah itu.

Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti, mengatakan pada Februari 2026 jumlah korban keracunan tercatat 1.920 orang, menurun 32,2 persen dibandingkan Januari yang mencapai 2.835 orang.

Baca Juga:

Namun, secara kumulatif, jumlah tersebut justru menunjukkan persoalan yang lebih besar.

"Dalam dua bulan pertama tahun 2026 jumlah korban sudah mencapai 4.755 orang. Rata-rata setiap bulan ada 2.377,5 korban," kata Retno dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2026).

Menurut Retno, penurunan angka bulanan tidak bisa dijadikan indikator keberhasilan.

Ia menilai, faktor Ramadhan dan libur Idul Fitri turut memengaruhi penurunan tersebut, sehingga tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

"Ketika jumlahnya ribuan, itu bukan lagi kesalahan kecil, melainkan tanda bahwa evaluasi besar-besaran perlu dilakukan," ujarnya.

Ketua Umum FSGI, Fahriza Marta Tanjung, menyebutkan jumlah korban keracunan MBG pada awal 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sepanjang 2025 tercatat 20.012 korban atau rata-rata 1.667,7 orang per bulan.

Dengan demikian, rata-rata korban bulanan pada 2026 meningkat sekitar 42,56 persen.

"Ini bukan kenaikan kecil. Dalam waktu yang lebih singkat, jumlah korban justru bertambah lebih cepat," kata Fahriza.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menlu Sugiono Tuntut Investigasi Menyeluruh atas Serangan terhadap Prajurit TNI di Lebanon
Tanjungbalai Gencar Berkolaborasi Atasi Pencemaran Lingkungan, Wali Kota Ajak Pengusaha dan Masyarakat Terlibat
Rico Waas Hadiri Halal Bihalal PKS Kota Medan, Ajak Tinggalkan Sekat Politik dan Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Kota
Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Hadiri Halal Bi Halal, Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bersinergi dalam Pembangunan Kota Medan
Pemko Medan Pastikan ASN WFH Tak Ganggu Pelayanan, Sektor Ini Tetap Hadir di Lapangan
Pemko Medan Fokus Perkuat RSUD H. Bachtiar Djafar Sebagai Pusat Layanan Kesehatan di Medan Utara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru