BREAKING NEWS
Rabu, 08 April 2026

Makanan MBG Berbau Tak Sedap di SDN 02 Kampung Lalang Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara

Muhammad Taufik - Rabu, 08 April 2026 14:06 WIB
Makanan MBG Berbau Tak Sedap di SDN 02 Kampung Lalang Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara
Makanan program MBG untuk SD Negeri 02 Kampung Lalang, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, jadi sorotan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang untuk menunjang kesehatan dan tumbuh kembang siswa justru memicu kemarahan serta kekecewaan mendalam di kalangan orang tua murid SD Negeri 02 Kampung Lalang, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.

Pasalnya, makanan yang dibagikan pada Selasa (7/4/2026) diduga mengeluarkan aroma tidak sedap dan dinilai tidak layak untuk dikonsumsi anak-anak.

Keluhan ini pertama kali mencuat dari orang tua siswa yang merasa sangat khawatir dengan kualitas makanan yang diterima anak-anak mereka.

Program yang seharusnya memberikan manfaat justru menimbulkan kekhawatiran serius terkait keamanan dan kesehatan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media mendatangi lokasi sekolah untuk melakukan konfirmasi.

Namun, Kepala Sekolah dikabarkan tidak berada di tempat. Tim media kemudian berbicara dengan salah satu guru, Muslim, yang bertugas sebagai guru perpustakaan.

Muslim membenarkan adanya temuan makanan yang mengeluarkan bau tidak sedap tersebut.

"Benar, Bang. MBG hari Selasa kemarin ada sebagian yang menimbulkan aroma tidak sedap. Menurut saya, sumber baunya berasal dari menu ayam kentaki," ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah segera mengambil langkah tegas dengan mengembalikan makanan yang dianggap tidak layak tersebut ke pihak penyedia.

"Kira-kira sekitar 90 paket kami kembalikan. Sisanya yang tidak berbau saja yang akhirnya dikonsumsi oleh anak-anak," tambahnya.

Sementara itu, salah seorang orang tua murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaan mendalam.

"Kami sebagai orang tua sangat kecewa. Program ini sebenarnya bagus, tapi kalau kualitas makanannya seperti ini, kami takut anak-anak justru sakit. Seharusnya ada pengawasan yang lebih ketat sebelum dibagikan ke siswa," tegasnya.

Orang tua lainnya pun mendesak agar pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, terutama terkait standar kualitas bahan makanan dan proses distribusi.

"Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Ini menyangkut nyawa dan kesehatan anak-anak," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media juga telah mencoba menghubungi salah satu petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui pesan WhatsApp dengan nomor 0811 - 6062 - XXX, namun hingga saat ini belum mendapatkan jawaban atau respon sama sekali.

Belum ada pernyataan resmi maupun tanggapan dari pihak penyelenggara program maupun instansi terkait di Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga:

Masyarakat berharap adanya tindakan cepat dan tegas untuk memastikan makanan yang diberikan benar-benar aman, sehat, dan layak konsumsi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Puluhan Paket MBG Dikembalikan ke Dapur Desa Pahlawan oleh Pihak SD Negeri 02 Tanjung Tiram
Wapres Gibran Pantau MBG di Minahasa, Pastikan Program Berjalan Optimal dan Memberikan Manfaat bagi Siswa
Di Tengah Efisiensi, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Kepala SPPG: Masuk Anggaran 2025
KPPU dan MPM PWM Sumut Sepakat Bersinergi Berdayakan Masyarakat
Heboh Motor Listrik BGN, Purbaya Ngaku Pernah Tolak Pengadaannya
MBG Bisa Genjot Ekonomi RI! Menkeu Bocorkan Potensi di Atas 1 Persen
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru