Tim SAR gabungan akhirnya menemukan remaja yang hanyut di Sungai Belawan, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, dalam keadaan meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Rabu, 15 April 2026. (foto: Dok Basarnas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan Muhammad Riski, 16 tahun, remaja yang hanyut di Sungai Belawan, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Rabu, 15 April 2026.
Jasad korban ditemukan mengapung di bawah jembatan, sekitar satu kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan proses pencarian dilakukan sejak hari pertama dengan melibatkan unsur SAR gabungan serta dukungan peralatan khusus.
"Sejak awal tim SAR gabungan telah melakukan pencarian maksimal melalui jalur darat dan air, serta didukung peralatan aqua eye dan drone thermal. Pada hari ketiga, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Hery, Rabu, 15 April 2026.
Peristiwa tersebut bermula saat korban bersama sejumlah temannya mandi-mandi di Sungai Sei Belawan pada Senin, 13 April 2026.
Saat mencoba menyeberangi sungai, korban yang tidak bisa berenang terseret arus deras.
"Kondisi air sungai saat itu sedang tinggi," ujar Hery.
Warga sekitar sempat melakukan pencarian bersama keluarga korban sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup oleh tim SAR gabungan.
Proses pencarian turut melibatkan Polsek Sunggal, BPBD Kota Medan, pemerintah kelurahan, serta masyarakat setempat.*