BREAKING NEWS
Kamis, 30 April 2026

Orangutan Sumatera Masuk Ladang Warga, BBKSDA Evakuasi ke Hutan Leuser

Nurul - Sabtu, 25 April 2026 12:33 WIB
Orangutan Sumatera Masuk Ladang Warga, BBKSDA Evakuasi ke Hutan Leuser
Tim BBKSDA mengevakuasi orang utan dari ladang warga di Langkat dan dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Leuser. (Foto: dok. BBKSDA Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara mengevakuasi seekor orangutan sumatera (Pongo abelii) dari areal perladangan warga di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Satwa dilindungi berjenis kelamin jantan itu diperkirakan berusia sekitar 25 tahun.

Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumut, Andar Abdi Saragih, mengatakan evakuasi dilakukan di Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan.

Baca Juga:

Langkah tersebut diambil setelah warga melaporkan kemunculan orangutan yang kerap turun ke ladang karet dan kebun sawit.

"Warga khawatir orangutan berisiko memakan racun pertanian atau tertembak pemburu babi yang kerap beraktivitas di area tersebut," kata Andar, Sabtu, 25 April 2026.

Evakuasi bermula dari pemantauan yang dilakukan tim Human Orangutan Conflict Response Unit (HOCRU) YOSL-OIC pada 20 April 2026.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BBKSDA, diputuskan satwa tersebut perlu segera dipindahkan untuk menghindari potensi konflik dengan manusia.

Pada Selasa, 21 April 2026, tim gabungan turun ke lokasi dan menemukan orangutan berada di areal ladang karet yang dikelilingi tanaman sawit muda.

Petugas kemudian melakukan penanganan dan pemeriksaan kesehatan terhadap satwa tersebut.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi sehat, tidak ditemukan luka maupun cacat, sehingga direkomendasikan untuk segera ditranslokasi ke habitat yang lebih aman pada hari yang sama," ujar Andar.

Orangutan dengan perkiraan berat sekitar 60 kilogram itu selanjutnya dilepasliarkan di hutan primer Resor Cintaraja, Taman Nasional Gunung Leuser, yang berjarak sekitar 14 kilometer dari lokasi evakuasi.

Proses pelepasliaran tidak mudah. Petugas harus menempuh medan berat, termasuk menyeberangi sungai, dengan mengangkut orangutan menggunakan rakit.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Pengangkatan Rahim di RS Muhammadiyah Medan, Dinkes Sumut Ungkap Dugaan Ini
Dua Pelajar SMA di Langkat Hanyut Terseret Arus Sungai Bandar Meriah, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Intensif
Polda Sumut Tangkap 8 Orang Terkait Narkoba di Asahan, Dua Diduga Pelajar SMA di Lokasi Penggerebekan
Rico Waas Apresiasi Simulasi Sispamkota di Medan, Polisi Siap Tindak Begal dan Terorisme
Dugaan Korupsi Pasar Ikan Sibolga Makin Dalam, Wakil Wali Kota Ikut Diperiksa Polda Sumut
Menembus Titik Nol Bencana: Urgensi Last-Mile dalam Visi Prabowo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru