Tiga Pembuktian Perkara Membatalkan Pencalonan Wapres Gibran
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan klarifikasi terkait aksi demonstrasi yang terjadi di Kantor Cabang Pematang Siantar, Sumatera Utara, pada Jumat (24/4/2026).
Bank pelat merah itu menegaskan isu yang dipersoalkan dalam aksi tersebut tidak berkaitan dengan produk maupun layanan BNI.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa persoalan yang menjadi sorotan masyarakat berkaitan dengan produk sebuah koperasi, bukan bagian dari BNI.Baca Juga:
"Isu yang berkembang di masyarakat terkait produk koperasi, bukan produk BNI," kata Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).
Ia menambahkan, kasus tersebut saat ini telah masuk dalam proses penyelesaian hukum. BNI, kata dia, akan mengikuti seluruh ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan menaati putusan hukum yang sedang berjalan," ujarnya.
BNI juga menegaskan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung serta memastikan tidak ada keterkaitan langsung antara perseroan dengan produk koperasi yang dipersoalkan dalam aksi tersebut.
Sebelumnya, puluhan warga mendatangi Kantor Cabang BNI di Jalan Merdeka, Pematang Siantar. Massa aksi menuntut kejelasan terkait dana mereka yang disebut belum dapat dicairkan.
Dalam aksi tersebut, para demonstran menyampaikan bahwa total kerugian yang dialami diperkirakan mencapai sekitar Rp4,2 miliar.
Mereka mendesak adanya penyelesaian dan kepastian atas dana yang belum diterima.
Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai keterkaitan pihak koperasi yang dimaksud dengan persoalan dana tersebut.*
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
REMBANG Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesi
NASIONAL
BINJAI Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban. Penjajakan tersebut
PENDIDIKAN
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Prof. Trubus Rahardiansah mengingatkan agar percepatan penye
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia meminta penyelarasan instrumen penilaian reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik segera d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung masih mempelajari putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati postur belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Bel
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDUKA nasional belum berakhir. Misteri hilangnya lima jurnalis bersama kru Speedboat Arupadhatu 1 sampai kini masih belu
OPINI
LANGKAT Ketua Persadaan Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP, bersama jajaran pengurus dan panitia pelantika
NASIONAL
MEDAN Ombudsman RI didesak mengambil langkah hukum dengan memidanakan seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang menghalanghal
PERISTIWA