BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

Ketua DPRD dan Lurah Saling Adu Emosi dalam Rapat Bantuan Jadup di Barus, Berujung Tes Urine

Adam - Selasa, 28 April 2026 17:09 WIB
Ketua DPRD dan Lurah Saling Adu Emosi dalam Rapat Bantuan Jadup di Barus, Berujung Tes Urine
Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, dan Pelaksana Harian Lurah Padang Masiang, Henra Hutauruk terlibat kericuhan dalam rapat pembahasan pendataan bantuan jadup di Kantor Camat Barus, Kab. Tapteng, Senin, 27 April 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPTENG — Rapat pembahasan pendataan bantuan jaminan hidup (jadup) di Kantor Camat Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, berujung ricuh pada Senin, 27 April 2026.

Kericuhan melibatkan Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Ahmad Rivai Sibarani, dan Pelaksana Harian Lurah Padang Masiang, Henra Hutauruk.

Peristiwa itu terjadi di tengah rapat yang dihadiri warga, perangkat kecamatan, serta sejumlah anggota DPRD.

Baca Juga:

Rapat tersebut digelar untuk membahas polemik pendataan bantuan sosial pascabencana yang dinilai masyarakat belum merata.

Menurut Henra Hutauruk, dirinya hadir dalam rapat tersebut atas perintah Camat Barus, Sanggam Panggabean, guna memberikan klarifikasi kepada warga dan DPRD.

Ia menyebut agenda tersebut sebelumnya tidak terjadwal.

Dalam jalannya rapat, suasana memanas ketika Ketua DPRD meminta lurah berdiri di hadapan warga. "Berdiri kau, Pak Lurah," kata Henra menirukan ucapan Rivai.

Henra mengaku tidak terima dengan nada tinggi tersebut dan secara refleks menggebrak meja.

Aksi itu kemudian memicu ketegangan lanjutan. Ia menuding Ketua DPRD sempat menunjukkan gestur hendak memukul, yang kemudian diikuti reaksi dari sejumlah warga.

"Ketua dewan mau menumbuk, lalu massa ikut melempar saya dengan air mineral," ujar Henra.

Sementara itu, Camat Barus, Sanggam Panggabean, membenarkan adanya kericuhan tersebut.

Namun, ia mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung karena sedang berada di Kantor Bupati Tapanuli Tengah untuk menyerahkan data rumah rusak yang telah diverifikasi.

Ia menyayangkan insiden tersebut dan berharap semua pihak dapat menahan diri.

Menurut dia, pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan agar bantuan jadup dapat tersalurkan secara merata kepada warga terdampak.

"Data yang kita kumpulkan dari desa dan kelurahan sudah mencapai lebih dari tiga ribu by name by address," ujarnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Ahmad Rivai Sibarani membantah terjadi keributan serius dalam rapat tersebut.

Ia menyebut kehadirannya bersama anggota DPRD, Ardino Tarihoran, merupakan respons atas desakan warga yang meminta kejelasan terkait penerima bantuan.

"Saya dan Ardino diminta warga hadir. Tidak ada ribut," kata Rivai.

Namun, peristiwa itu berlanjut setelah rapat usai.

Warga yang tersulut emosi sempat mendesak agar Henra Hutauruk menjalani tes urine karena dianggap bersikap arogan dan dicurigai terpengaruh narkoba.

Kapolres Tapanuli Tengah, Alan Haikel, membenarkan adanya permintaan tersebut.

Menurut dia, lurah sempat diamankan ke kantor polisi untuk mengantisipasi potensi kericuhan lebih lanjut.

"Saat akan dilakukan tes urine, yang bersangkutan tidak bisa buang air kecil dan kemudian jatuh sakit," ujar Alan.

Henra kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga kini, yang bersangkutan masih menjalani pemulihan.

Polisi menyatakan situasi di Barus saat ini telah kondusif. Namun, aparat tetap melakukan pemantauan untuk mencegah potensi konflik lanjutan di tengah polemik pendataan bantuan sosial.*


(gsd/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Terima Rekomendasi LKPJ 2025 DPRD Medan, Janji Jadikan Catatan sebagai Evaluasi Kinerja
DPRD Medan Kritik Kinerja Dinkes: Anggaran Rp1 Triliun, Layanan Kesehatan Belum Maksimal
DPRD Medan Rilis Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Kinerja OPD dan Layanan Publik
DPRD Batu Bara Bahas Ranperda BUMD, Dorong Transformasi Batra Berjaya Menjadi Perseroda
Paripurna DPRD Batu Bara: Pansus LKPJ 2025 Soroti Kinerja Pemda dan Kondisi PDAM Tirta Tanjung
Dituding Gagal sebagai Wali Kota, Ini Respons Rico Waas ke DPRD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru