BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, 5 Warga Meninggal Dunia

Dharma - Senin, 01 Juni 2026 09:33 WIB
Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak Numfor, 5 Warga Meninggal Dunia
Ledakan yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu, 31 Mei 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BIAK NUMFOR – Kepolisian Daerah Papua menyebut lima orang meninggal dunia akibat ledakan yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan, ledakan terjadi pada Minggu, 31 Mei 2025 sekitar pukul 14.45 WIT di salah satu rumah panggung warga.

Baca Juga:

"Ledakan terjadi di sekitar area bawah salah satu rumah panggung di kompleks tersebut. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menjadi korban dalam peristiwa tersebut," ujar Cahyo dalam keterangan tertulis, Senin, 1 Juni 2026.


Berdasarkan data sementara, empat korban dievakuasi ke RSUD Biak dan satu korban lainnya ke RSAL Biak.

Selain korban meninggal dunia, ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada enam unit rumah di sekitar titik ledakan.

Cahyo menyebut, tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan di lapangan.

"Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan," katanya.

Ledakan diduga berasal dari bahan peledak lama peninggalan Perang Dunia II yang masih aktif di wilayah Papua, terutama di kawasan Biak yang pernah menjadi salah satu titik pertempuran pada masa tersebut.

Namun, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber ledakan.

Personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan instansi terkait saat ini telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban, pengamanan lokasi, serta olah tempat kejadian perkara.

Polda Papua mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait insiden tersebut.

"Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pencarian korban dan penyelidikan selesai dilakukan," kata Cahyo.

Peristiwa ini menambah daftar panjang bahaya residu perang dunia di wilayah Pasifik, termasuk Papua, yang hingga kini masih menyimpan material peledak aktif di beberapa titik tertentu.*


(bi/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Apa yang Terjadi dengan Mama Yasinta? Keluarga Mengaku Kehilangan Kontak Sebelum Muncul di Polda Metro Jaya
Pigai, Hatimu Terbuat dari Apa?
Usai Dilaporkan Mama Yasinta Terkait Film Pesta Babi, Direktur LBH Papua Merauke Heran: Ada Apa di Balik Perubahan Sikap Ini?
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke ke Polda Metro, Geram Wajahnya Dipakai Tanpa Izin di Film Pesta Babi
Mama Sinta Datangi Polda Metro Jaya, Protes Film “Pesta Babi” Diputar Tanpa Izin: Hentikan!
Hutan Papua Dibuka 2,5 Juta Hektar, Yorrys Raweyai: Eksploitasi Sudah Terjadi Sejak Lama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru