BREAKING NEWS
Jumat, 07 Agustus 2026

620 Personel Gabungan Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Sumut, Armoured Water Cannon Disiagakan

Nurul - Senin, 15 Juni 2026 14:58 WIB
620 Personel Gabungan Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Sumut, Armoured Water Cannon Disiagakan
Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (15/6/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (15/6/2026).

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kelancaran lalu lintas, aparat gabungan mengerahkan sekitar 620 personel pengamanan.

Personel yang diturunkan berasal dari Polrestabes Medan, Polda Sumut, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan Kota Medan.

Baca Juga:

Pengamanan difokuskan di sekitar Gedung DPRD Sumut yang menjadi salah satu titik aksi utama mahasiswa pada hari tersebut.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.

"Personel yang dilibatkan berasal dari Polrestabes Medan dan Polda Sumut, dibantu TNI, Dishub, dan Satpol PP," kata Dhana di lokasi aksi.

Menurut Dhana, selain di DPRD Sumut, aparat juga disebar ke sejumlah titik lain karena pada hari yang sama terdapat sekitar 20 agenda unjuk rasa di berbagai lokasi di Kota Medan.

Meski demikian, aksi mahasiswa di DPRD Sumut menjadi salah satu fokus utama pengamanan karena diperkirakan akan diikuti ratusan peserta dari berbagai kampus, termasuk mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas HKBP Nommensen.

Sebagai langkah antisipasi, kepolisian juga menyiagakan sejumlah kendaraan taktis, termasuk Armoured Water Cannon (AWC) atau mobil penyemprot air.

Dhana menegaskan kehadiran kendaraan tersebut merupakan bagian dari prosedur standar pengamanan aksi massa dan bukan untuk tindakan represif.

"AWC disiapkan sebagai langkah antisipasi. Harapannya tentu tidak perlu digunakan dan situasi tetap kondusif," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemetaan aparat, jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai 200 hingga 300 orang.

Aparat tetap melakukan pengamanan maksimal untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

Menjelang aksi berlangsung, arus lalu lintas di sekitar DPRD Sumut mulai mengalami perubahan.

Jalan Imam Bonjol ditutup sementara dan kendaraan dialihkan menuju Jalan Kapten Maulana Lubis serta Jalan Pangeran Diponegoro.

Akibat penutupan tersebut, kepadatan kendaraan mulai terlihat di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi aksi, terutama di Jalan Kapten Maulana Lubis yang terpantau padat merayap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mahasiswa yang tergabung dalam aksi tersebut akan menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah.

Beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rancangan maupun implementasi Undang-Undang Polri, serta berbagai kebijakan publik lainnya yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Aksi ini diperkirakan berlangsung hingga sore hari dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan.*


(tm/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gerindra Tolak Tuntutan Hentikan MBG: Ini Program Mulia
Cegah Tawuran dan Gangguan Kamtibmas, Kecamatan Tanjung Tiram Gelar Rapat Koordinasi Keamanan di Desa Suka Maju
Mahasiswa Doktor Psikologi UGM Teliti Kehidupan Warga Aceh 20 Tahun Pascatsunami dan Konflik Bersenjata
Rico Waas Temui Pangdam I/Bukit Barisan, Perkuat Sinergi untuk Dukung Pembangunan Kota Medan
Bundaran HI Jadi Pusat Demo Hari Ini, Ini Isi Tuntutan 11+9 Mahasiswa!
Aksi Mahasiswa Serentak 15 Juni 2026 Digelar di Jakarta, Medan, Semarang, dan Palembang: Ini Tuntutannya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru