BREAKING NEWS
Minggu, 21 Juni 2026

Kebakaran Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 KK Terdampak dan Dievakuasi

Johan - Minggu, 21 Juni 2026 10:33 WIB
Kebakaran Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 KK Terdampak dan Dievakuasi
Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik mainan anak-anak di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (20/6/2026) malam. (Foto: Tribun Medan /FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik mainan anak-anak di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (20/6/2026) malam.

Hingga Minggu (21/6/2026) dini hari, api masih belum berhasil dipadamkan meski petugas pemadam kebakaran terus melakukan upaya penyiraman selama lebih dari lima jam.

Camat Medan Johor, Bachtiar Rivai Nasution, mengatakan proses pemadaman melibatkan lebih dari delapan unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai wilayah.

Baca Juga:

"Tim Damkar dari Pemko Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Binjai masih melakukan pemadaman," kata Bachtiar di lokasi kejadian, Minggu (21/6/2026) dini hari.

Akibat kebakaran tersebut, sekitar 11 kepala keluarga (KK) yang berada di bagian belakang pabrik terdampak langsung. Warga pun diminta untuk segera mengungsi dan menyelamatkan barang-barang berharga.

"Kita sudah mendapatkan data kurang lebih ada 11 KK yang terdampak. Warga sudah kita imbau untuk mengungsi," ujarnya.

Meski begitu, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Bachtiar juga menyebutkan, proses pemadaman mengalami kendala karena tidak tersedianya hydrant di sekitar lokasi pabrik, sehingga suplai air harus didatangkan dari armada pemadam.

Selain itu, warga sekitar sempat terlihat mengevakuasi barang-barang mereka seperti pakaian, peralatan rumah tangga, hingga televisi ke rumah kerabat terdekat.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru