BREAKING NEWS
Senin, 22 Juni 2026

Rektor Unsoed dan Mahasiswa Satu Suara! Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih

Nurul - Senin, 22 Juni 2026 20:59 WIB
Rektor Unsoed dan Mahasiswa Satu Suara! Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih
Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan unjuk rasa di depan gedung rektorat, Senin (22/6/2026). (foto: Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PURWOKERTO – Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.

Sikap tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi yang dibacakan langsung oleh Rektor Unsoed, Prof Akhmad Sodiq, saat menemui mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung rektorat, Senin (22/6/2026).

Aksi mahasiswa sebelumnya digelar sebagai bentuk protes atas keikutsertaan salah satu mahasiswa Unsoed dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga:

Dalam aksi itu, mahasiswa kemudian berdialog dengan pihak rektorat sebelum akhirnya meminta adanya pernyataan sikap resmi.

Di akhir pertemuan, mahasiswa mendesak agar rektor membacakan sekaligus menandatangani dokumen pernyataan sikap yang telah mereka siapkan.

Pernyataan sikap tersebut memuat sejumlah poin, di antaranya penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih yang dinilai berdampak pada alokasi anggaran negara, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan.

"Kami menolak dengan keras program makan bergizi gratis dan Koperasi Merah Putih yang secara terang-terangan memangkas dana pendidikan, kesehatan, APBN dan pada akhirnya merugikan rakyat," demikian salah satu poin pernyataan sikap yang dibacakan dalam forum tersebut.

Dalam pernyataan itu juga ditegaskan bahwa keterlibatan individu mahasiswa dalam kegiatan kenegaraan tidak dapat dianggap sebagai representasi sikap kolektif mahasiswa Unsoed.

Pihak rektorat juga menolak segala bentuk penggunaan mahasiswa sebagai alat kepentingan politik.

Selain itu, mahasiswa juga mendesak pihak rektorat untuk memberikan klarifikasi terbuka terkait proses keterlibatan mahasiswa dalam agenda kunjungan kerja Wakil Presiden.

Mereka juga meminta agar pihak kampus memastikan tidak ada pelaksanaan program MBG maupun Koperasi Merah Putih di lingkungan Unsoed.

Rektor Unsoed, Prof Akhmad Sodiq, menegaskan bahwa kampus tetap berpegang pada prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tidak bisa melampaui batas tersebut.

"Ini sikap bersama mahasiswa, tapi kalau posisinya tetap bahwa perguruan tinggi itu di Tri Dharma, eggak bisa melebihi dari itu," kata Sodiq.

Sementara itu, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed, Azza Febra Pramudika, menyatakan pihaknya akan mengawasi komitmen rektorat agar tidak terjadi pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah disampaikan.

"Kami pasti akan mengawasi secara komprehensif supaya jelas apa yang disampaikan dan apa yang dinyatakan oleh Pak Rektor hari ini tidak dikangkangi dan tidak dicederai kembali dengan melakukan agenda-agenda politik kekuasaan tanpa adanya transparansi kepada mahasiswa," ujar Azza.

Ia juga menegaskan mahasiswa akan terus mengawal sikap kampus terkait kebijakan nasional yang dianggap berdampak pada APBN dan sektor pendidikan.* (km/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Demo di DPRD Sumut Memanas! Ketua DPRD Tak Muncul, Mahasiswa Robek Surat Sakit dan Robohkan Gerbang
Ekonomi Syariah Indonesia Didorong Naik Kelas, Koperasi Desa Merah Putih dan Takaful Jadi Ujung Tombak
Eks Kabais TNI Beri Peringatan soal Koperasi Merah Putih: Jangan Sampai Dana Desa Jadi Korban
DPRA Setujui Tiga Rancangan Qanun Aceh, Bahas Syariat Islam hingga Penyelamatan Generasi
Ribuan Mahasiswa PMII Demo di DPR RI, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran
Mahasiswa Nommensen Geruduk DPRD Sumut, Minta Pelaksanaan MBG Dihentikan dan Dievaluasi Menyeluruh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru