Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Itu semua di luar manfaat pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah di Blitar untuk menciptakan generasi mendatang yang tangguh dan cerdas," kata Bambang.
Dalam kesempatan itu, Bambang menyatakan pihaknya mendukung evaluasi dan efisiensi yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN).
Namun, ia juga mengingatkan besarnya investasi yang telah dikeluarkan para mitra dalam membangun dapur SPPG.
Menurutnya, setiap mitra menginvestasikan dana sekitar Rp1 miliar hingga Rp3 miliar untuk membangun fasilitas dapur beserta perlengkapannya, termasuk kendaraan distribusi makanan.
"Nilai investasi untuk satu SPPG ini cukup besar dan sampai saat ini para mitra ini belum balik modal," ujarnya.
Ia juga menegaskan tidak semua mitra merupakan pengusaha besar.
Sebagian, kata Bambang, membangun dapur SPPG melalui dana patungan maupun pinjaman perbankan.
"Mereka gotong royong, jadi bukan pengusaha besar," katanya.
Menjelang berakhirnya aksi, relawan SPPG Blitar Raya, Hety Pratiwi, membacakan lima poin deklarasi sebagai bentuk komitmen mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Lima poin tersebut meliputi dukungan penuh terhadap Program MBG untuk meningkatkan kualitas gizi generasi muda, komitmen mengelola SPPG secara profesional dan transparan, memperkuat pemberdayaan petani, peternak, nelayan, serta UMKM lokal sebagai pemasok utama bahan pangan, mengajak masyarakat bersama-sama mengawal pelaksanaan program dengan menghormati perbedaan pendapat, serta siap bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis.* (km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.