Gempur Titik Api Menhut Kerahkan 5.000 ASN Kehutanan untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi Prioritas
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
SUKABUMI -Sebanyak 71 nelayan terjebak di dermaga besi bekas PT Sumber Baja Prima (SBP) di Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setelah akses menuju lokasi terputus akibat gelombang setinggi 3 hingga 5 meter. Insiden ini terjadi pada Rabu (16/10/2024) pagi, dan hingga kini tim SAR gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi.
Menurut Humas Basarnas Jakarta, Ramli Prasetyo, pihaknya telah berdiskusi dengan Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, untuk merumuskan rencana evakuasi. “Ada dua opsi yang bisa dilakukan. Pertama, jika memungkinkan, kita akan menggunakan perahu nelayan untuk merapat ke dermaga dan mengevakuasi korban dari sana,” ujarnya dalam pernyataan yang dilansir oleh detikJabar.
Namun, kondisi gelombang yang terus menghantam perairan Tegalbuleud membuat evakuasi menggunakan kapal menjadi sulit. “Jika menggunakan helikopter, kita akan membawa mereka ke Ujunggenteng, tepatnya di lokasi Sat Radar. Ini menjadi opsi paling aman saat ini, mengingat merapat ke dermaga Tegalbuleud belum memungkinkan,” jelas Ramli.
Proses penyelamatan ini menjadi semakin mendesak setelah laporan awal mengenai hilangnya tiga nelayan. Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, menjelaskan bahwa insiden di dermaga tersebut melibatkan dua kejadian. Pertama, empat nelayan terjatuh ke laut akibat gelombang besar yang menghantam dermaga yang sudah lama rusak, di mana satu orang berhasil menyelamatkan diri sementara tiga lainnya masih dalam pencarian. Kedua, sebanyak 71 nelayan lainnya terjebak di dermaga karena cuaca ekstrem yang menghalangi akses mereka.
“Kami telah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk proses evakuasi, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak terkait,” tambah Tenda. Tim SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi dan terus memantau perkembangan cuaca untuk menentukan waktu yang tepat untuk melanjutkan evakuasi.
Para nelayan yang terjebak tersebut kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan, dan keluarga mereka menanti kabar baik mengenai keselamatan anggota mereka. Dalam situasi cuaca ekstrem seperti ini, keselamatan para nelayan menjadi prioritas utama.
Kepala Desa Tegalbuleud, Ahmad, menyampaikan harapan agar cuaca segera membaik sehingga proses evakuasi dapat dilanjutkan dengan aman. “Kami semua berdoa agar para nelayan yang terjebak dapat segera diselamatkan dan kondisi cuaca juga membaik,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam aktivitas melaut, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan diri mereka di laut. Tim SAR akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan semua nelayan yang terjebak dapat kembali ke pelukan keluarga mereka dengan selamat.
(N/014)
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL
PALEMBANG Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat provinsi
NASIONAL