BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Gempa M7 Guncang Nagekeo, Tsunami 0,94 Meter Terjang Maurole

Administrator - Sabtu, 15 Agustus 2026 09:47 WIB
Gempa M7 Guncang Nagekeo, Tsunami 0,94 Meter Terjang Maurole
Pasca Gempa Flores M 7,7 terjadi, tsunami kecil di Bonea, Selayar. (foto: @daryono_eq_talk/x)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gempa tersebut memicu gelombang tsunami di sejumlah wilayah sekitar dengan ketinggian yang bervariasi.

Gelombang tsunami tertinggi yang tercatat dalam pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencapai 0,94 meter di Maurole, Ende.

Baca Juga:

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, sejumlah wilayah sempat masuk dalam kategori status ancaman siaga dan waspada.

"Peringatan dini tsunami BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan tingkat status ancaman: siaga (0,5 - 3 meter) terjadi di wilayah Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, Flores Timur, Jeneponto. Waspada (<0,5 meter) terjadi di wilayah Flores Timur, Bima, Dompu, Wajo," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Berdasarkan hasil observasi BMKG, gelombang tsunami tercatat di sejumlah wilayah dengan ketinggian yang berbeda-beda.

Berikut data hasil pengamatan BMKG:

Sikka: pukul 05.03 WIB, ketinggian 0,2 meter.
Pelabuhan Kewapante-Sikka: pukul 05.16 WIB, ketinggian 0,38 meter.
Flores Timur: pukul 05.24 WIB, ketinggian 0,25 meter.
Labuan Bajo: pukul 05.26 WIB, ketinggian 0,36 meter.
Maurole-Ende: pukul 05.27 WIB, ketinggian 0,94 meter.
Dompu: pukul 05.29 WIB, ketinggian 0,17 meter.
Bakalang-Alor: pukul 05.41 WIB, ketinggian 0,14 meter.
Baubau: pukul 05.47 WIB, ketinggian 0,30 meter.
Bulukumba: pukul 05.58 WIB, ketinggian 0,54 meter.
Kolaka: pukul 06.27 WIB, ketinggian 0,23 meter.

Data tersebut menunjukkan bahwa dampak gempa tidak hanya terpantau di sekitar wilayah pusat gempa, tetapi juga di sejumlah wilayah pesisir lainnya.

Setelah melakukan pemantauan terhadap kondisi laut, BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami.

BMKG menyatakan tidak lagi menemukan kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan.

"Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB," jelasnya.

Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, masyarakat tetap diminta waspada karena aktivitas kegempaan masih berlangsung.

Hingga pukul 08.00 WIB, BMKG mencatat 52 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo antara M3,6 hingga M6,2.

Dari puluhan gempa susulan tersebut, satu gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

BMKG meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap mengikuti informasi dan arahan dari sumber resmi.

"Himbauan kepada masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi," pungkasnya.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak juga diminta tidak mendekati bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Informasi mengenai perkembangan gempa dan aktivitas susulan sebaiknya diperoleh dari BMKG serta pihak berwenang.* (d/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gempa Dahsyat M7,7 Guncang Flores, BNPB Laporkan 2 Meninggal dan 1 Luka
Gempa Dahsyat M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah Berawan
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Seluruh Wilayah Cerah
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Seluruh Wilayah Cerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru