BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Gempa Dahsyat Guncang NTT, Wapres Gibran Pastikan Evakuasi hingga Bantuan untuk Warga

Johan - Sabtu, 15 Agustus 2026 13:09 WIB
Gempa Dahsyat Guncang NTT, Wapres Gibran Pastikan Evakuasi hingga Bantuan untuk Warga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming. (foto: Setwapres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gibran juga menyampaikan doa untuk masyarakat NTT yang terdampak gempa, terutama keluarga yang kehilangan anggota keluarga, mengalami kerusakan tempat tinggal, serta warga yang masih berada dalam situasi sulit akibat bencana.

"Pikiran dan doa saya bersama seluruh masyarakat yang terdampak, khususnya keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, mengalami kerusakan tempat tinggal, maupun yang saat ini masih berada dalam situasi sulit akibat bencana," katanya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga:

Gibran mengatakan pemerintah akan mengoptimalkan penanganan pascagempa di NTT.

Penanganan tersebut mencakup kondisi darurat, evakuasi masyarakat terdampak, hingga pendataan kerusakan dan dampak gempa.

Pendataan dilakukan untuk memetakan kebutuhan di lapangan. Setelah itu, pemerintah akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

"Pemerintah akan berupaya maksimal untuk memastikan penanganan darurat, evakuasi, pendataan dampak bencana, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Gibran berharap masyarakat NTT yang terdampak gempa diberikan kekuatan dan keselamatan dalam menghadapi bencana.

Ia juga berharap proses penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026).

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan gempa tersebut tergolong dangkal dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust atau Sesar Naik Busur Belakang Flores.

Berdasarkan hasil pemutakhiran parameter, episenter gempa berada di laut pada koordinat 8,41° Lintang Selatan (LS) dan 121,39° Bujur Timur (BT), sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, NTT.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa terjadi. Peringatan tersebut kemudian diakhiri pada pukul 07.30 WIB.

"BMKG tidak lagi mencatat adanya kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di sepanjang pesisir terdampak," kata Nelly di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Sabtu (15/8).

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu mengatakan pemantauan awal Stasiun Geofisika Kupang menunjukkan adanya dampak kerusakan akibat gempa di sejumlah wilayah NTT.

Berdasarkan koordinasi dengan BPBD setempat, beberapa bagian tembok rumah sederhana dilaporkan roboh di wilayah Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo.

Gempa juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum dan bangunan. Kerusakan dilaporkan terjadi di fasilitas Pelabuhan Maumere serta bangunan Hotel Jayakarta Bajo.

"Tim BMKG mulai hari ini diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan survei kerusakan secara menyeluruh," tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Berton SP. Panjaitan mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan pascagempa.

BNPB juga berupaya mencegah timbulnya korban tambahan akibat potensi bahaya yang masih dapat terjadi setelah gempa.

"Data terbaru yang masuk mengonfirmasi ada dua orang yang meninggal dunia. Informasi ini terus kami pantau dan verifikasi bersama BMKG, BPBD, Pemda, serta unsur terkait agar dapat mengeluarkan data resmi mengenai total kerusakan dan korban jiwa," ujar Berton.

Pemerintah bersama BMKG, BNPB, BPBD, dan unsur terkait masih melakukan pendataan serta pemantauan di wilayah terdampak.

Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.* (bi/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gempa M7,7 Guncang Flores, Korban Tewas Bertambah Jadi 5 Orang
Gempa M7,7 Putus Sejumlah Ruas Jalan di Flores, Nagekeo Sulit Dijangkau
Gempa M7 Guncang Nagekeo, Tsunami 0,94 Meter Terjang Maurole
Gempa Dahsyat M7,7 Guncang Flores, BNPB Laporkan 2 Meninggal dan 1 Luka
Gempa Dahsyat M7,7 Guncang Flores, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah Berawan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru