BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Sebelum Banjir Bandang Terjang Solok, BMKG Tegaskan Sudah Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem

Dharma - Selasa, 22 September 2026 17:56 WIB
Sebelum Banjir Bandang Terjang Solok, BMKG Tegaskan Sudah Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem
Lumpur maupun bebatuan setinggi 20-70 centimeter memenuhi badan jalan, sehingga memutuskan akses Padang-Solok. (Foto: Fitra Yogi/ANTARA FOTO)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SOLOK- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini sebelum banjir bandang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (21/9/2026) malam.

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengatakan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem telah disampaikan secara berkala, mulai dari prakiraan tujuh harian, tiga harian hingga pemantauan skala jam melalui nowcasting.

"Banjir bandang di Kabupaten Solok, dan BMKG kami sampaikan bahwa jauh hari sebelum kejadian tersebut juga sudah mengeluarkan peringatan dini dari 7 harian, 3 harian, bahkan pada skala jam-jaman nowcasting," kata Andri, dikutip Selasa (22/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Andri, sistem peringatan dini tersebut digunakan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Informasi cuaca disampaikan secara berjenjang agar masyarakat dan pihak terkait dapat melakukan langkah antisipasi.

Andri mengatakan curah hujan tinggi yang terpantau BMKG diduga menjadi salah satu pemicu banjir bandang di Solok. Berdasarkan catatan BMKG, curah hujan di sekitar wilayah Solok mencapai 94 milimeter per hari.

"Jadi hujan yang terjadi kategori lebat ya kalau dari catatan BMKG, terutama di wilayah sekitar Solok sebesar 94 milimeter per hari. Sehingga ini tentu memicu tadi kejadian banjir," ujarnya.

Meski peringatan dini telah dikeluarkan, Andri menegaskan potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat belum berakhir. Kabupaten Solok dan wilayah di sekitarnya masih perlu mendapatkan perhatian dalam beberapa hari ke depan.

Menurutnya, dalam sepekan ke depan sejumlah wilayah di Indonesia masih perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem, termasuk sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Andri juga menjelaskan kondisi cuaca Indonesia saat ini tidak seragam. Sebagian besar wilayah masih mengalami kondisi kering akibat musim kemarau, sedangkan beberapa daerah lainnya justru berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi.

"Jadi memang perlu diwaspadai tetap bahwa ada dua kondisi saat ini. Satu adalah sebagian besar masih kondisi kering karena masih musim kemarau," jelasnya.

Dia mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG secara berkala.

"Tetap pantau informasi secara real time dari berbagai kanal informasi BMKG," imbaunya.

Sebelumnya, banjir bandang menerjang Kabupaten Solok pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Banjir dan material longsoran sempat memutus akses jalan utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok.

Sejumlah kantor di kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Solok juga terdampak. Beberapa peralatan kantor dilaporkan hanyut akibat terjangan material banjir.

Pasca kejadian, proses penanganan dan pembersihan material banjir terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan bencana hidrometeorologi susulan.* (ds/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir Bandang Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, 2 Orang Dilaporkan Hilang
Banjir Bandang Solok Terjang Kantor Pemerintahan hingga RSUD, Akses Padang-Jambi Ditutup
9.375 Jiwa Terdampak Banjir Bandang Kota Solok, Satgas PRR Kebut Pemulihan Infrastruktur dan 115 Hektare Sawah
Polwan Polda Sumbar Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Atasan Berpangkat AKBP, Mengaku Diancam Mutasi hingga PTDH
Rp534 Miliar Dana Tambahan Pascabencana Mengalir ke Sumbar, Satgas PRR Dorong Percepatan Realisasi
Satgas PRR Kawal Dana TKD Rp144,67 Miliar, Pemulihan Pascabencana Kabupaten Solok Dipercepat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru