Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
PADANG - Seorang polisi wanita (polwan) berpangkat brigadir di lingkungan Polda Sumatera Barat mengaku mendapat ancaman melalui pesan WhatsApp setelah melaporkan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh atasannya yang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).
Korban menyebut pesan dari nomor tidak dikenal tersebut berisi ancaman terkait kariernya di kepolisian.
Dalam pesan itu, korban mengaku diancam akan diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH) atau dipindahkan ke tempat tugas yang jauh.
Baca Juga:
Ancaman tersebut disebut diterima setelah dugaan pelecehan yang dialaminya mulai diketahui oleh pimpinan Polda Sumbar.
"Setelah kejadian, saya menerima chat WhatsApp dari anonim. Saya mendapatkan ancaman. Isi pesannya kalau tidak PTDH, ya mutasi jauh," kata korban dengan suara bergetar, Minggu (26/7/2026).
Selain ancaman melalui pesan digital, korban juga mengaku mengalami tekanan psikologis di lingkungan kerja.
Ia merasa adanya perubahan sikap dari sebagian rekan kerja setelah kasus tersebut mencuat.
"Saya merasa dipandang hina oleh rekan-rekan saya di kantor. Itu yang menjadi beban bagi saya," ujarnya.
Korban menceritakan dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026).
Peristiwa bermula ketika dirinya dipanggil masuk ke ruangan atasannya saat sedang melakukan panggilan video dengan suaminya.
Setelah berada di dalam ruangan, korban mengaku diminta duduk dan menutup mata.
Atasannya disebut meminta korban memilih salah satu dari dua amplop yang diklaim berisi uang.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.