Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Winda berharap Krismas mendapatkan perawatan dan obat-obatan yang tepat sehingga dapat segera pulih dan kembali beraktivitas serta melanjutkan sekolah.
"Saya berharap perawatan dan obat yang diberikan sudah obat yang terbaik buat kesembuhannya. Kami hanya ingin Krismas segera pulih dan kembali menjalani aktivitas dan melanjutkan sekolah," harapnya.
Krismas Jalani Kontrol Lanjutan
Pada Kamis (24/9/2026), keluarga kembali membawa Krismas ke RS Haji Medan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Hal itu sesuai Surat Keterangan Kontrol Rawat Inap yang diterbitkan UPTD Khusus RS Haji Medan. Dalam surat tersebut tercatat Krismas menjalani rawat inap sejak 10 September hingga 19 September 2026.
Surat itu ditujukan kepada dr. Beatrix Siregar dengan jadwal kontrol di Poliklinik Nefrologi Anak. Dokumen tersebut juga menyebutkan pasien belum dapat dikembalikan ke fasilitas perujuk karena masih memerlukan evaluasi perkembangan.
Dalam surat kontrol tercantum sejumlah kondisi medis, antara lain kolik abdomen, demam dengan riwayat intoksikasi, post food intoxication, non-seizure, faringitis, infeksi saluran kemih, gastritis erosif, organic hallucination (F06.0), serta infeksi saluran kemih dengan keterangan Enterococcus faecalis.
Dokumen tersebut menunjukkan Krismas masih memerlukan pemantauan dan pemeriksaan lanjutan setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Kejadian yang dialami Krismas sendiri terjadi pada 13 Agustus 2026 dan menjadi bagian dari kasus dugaan keracunan MBG yang dialami sejumlah siswa di Kabupaten Karo.* (sp/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.