BREAKING NEWS
Rabu, 14 Oktober 2026

Tuntut Perbaikan Jalan dan Bela PKL, Demo Mahasiswa di Kantor Wali Kota Binjai Berujung Ricuh

Dharma - Selasa, 13 Oktober 2026 22:07 WIB
Tuntut Perbaikan Jalan dan Bela PKL, Demo Mahasiswa di Kantor Wali Kota Binjai Berujung Ricuh
Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan LMND Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wali Kota Binjai berakhir ricuh pada Selasa (13/10/2026) sore. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BINJAI – Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wali Kota Binjai berakhir ricuh pada Selasa (13/10/2026) sore.

Ketegangan terjadi ketika sejumlah pengunjuk rasa berusaha menerobos pagar dan pintu utama kantor wali kota.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan dua persoalan utama, yakni kondisi jalan rusak di Kota Binjai serta kebijakan penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.

Baca Juga:

Berdasarkan pantauan di lokasi, demonstrasi awalnya berlangsung dengan penyampaian aspirasi di depan kantor wali kota.

Situasi kemudian memanas ketika sejumlah peserta aksi mencoba membakar ban bekas. Petugas kepolisian yang berjaga berupaya mencegah tindakan tersebut.

Ketegangan meningkat saat sejumlah pengunjuk rasa melompati pagar dan bergerak menuju pintu utama kantor wali kota.

Massa disebut kecewa karena tidak ada pejabat Pemerintah Kota Binjai yang menemui mereka untuk menerima aspirasi secara langsung.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kemudian berupaya menghalangi massa yang hendak masuk ke area kantor.

Adu mulut dan aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh polisi.

Di tengah kericuhan tersebut, seorang pengunjuk rasa bernama Gurky mengaku dipukul oleh anggota Satpol PP ketika berusaha masuk melalui pintu utama kantor wali kota.

Pengunjuk rasa lainnya, Rahmat Situmorang, juga menyampaikan kekecewaannya karena menilai aspirasi mahasiswa tidak mendapat tanggapan dari pejabat Pemerintah Kota Binjai.

Ia menyebut seorang rekannya mengalami dugaan pemukulan saat demonstrasi berlangsung.


Rahmat mengatakan pihaknya berencana kembali menggelar aksi dengan jumlah peserta yang lebih besar.

"Kami akan menyiapkan eskalasi gerakan yang lebih besar. Kami akan kembali menggelar aksi demonstrasi dengan jumlah lebih besar lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pemerintah Kota Binjai, Arif Sihotang, membantah tudingan bahwa anggotanya melakukan pemukulan terhadap pengunjuk rasa.

Menurut Arif, petugas menjalankan tugas sesuai prosedur operasional standar (SOP) untuk menjaga keamanan kantor pemerintahan dan mencegah kerusakan selama demonstrasi.

"Tidak ada pemukulan, Bang. Yang ada kami hanya bertugas sesuai SOP menjaga objek vital pemerintah supaya tidak dirusak dan menjaga situasi tetap kondusif," kata Arif saat dikonfirmasi.

Aksi mahasiswa tersebut membawa tuntutan mengenai perbaikan jalan rusak di Kota Binjai dan pertanyaan terhadap kebijakan penggusuran PKL di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.

Mahasiswa menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

Namun, dalam aksi itu, situasi memanas setelah massa berusaha memasuki area kantor wali kota dan tidak berhasil bertemu langsung dengan pejabat pemerintah.

Hingga berita ini ditulis, terdapat perbedaan keterangan antara pengunjuk rasa dan pihak Satpol PP mengenai dugaan pemukulan.

Mahasiswa menyampaikan adanya dugaan kekerasan, sedangkan Kasatpol PP Binjai membantah tudingan tersebut.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai tindak lanjut atas tuntutan mahasiswa maupun rencana aksi lanjutan yang disampaikan Rahmat Situmorang.* (mi/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Rencanakan Ponsel Gratis untuk Bansos, Siapa yang Berhak Menerima?
BGN Perketat Pendataan MBG, Jatah Ompreng Bisa Berkurang Jika Data Siswa Tidak Lengkap
Bukan di Aceh, Mualem Lantik Taufik sebagai Pj Sekda Aceh di Medan
Rico Waas Kejar Target Bedah Rumah Medan, 898 Unit Ditargetkan Rampung Desember 2026
Ulos Dibawa ke Panggung Fesyen Dunia, Rico Waas Ajak Warga Bangga Pakai Produk Lokal
RAPBD Medan 2027 Rp6,99 Triliun, Rico Waas Prioritaskan Banjir hingga Kesejahteraan Guru Honorer
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru