Kirimkan Hak Jawab, Ini Penjelasan Kepala SPPG Medan Tembung 3
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI – Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wali Kota Binjai berakhir ricuh pada Selasa (13/10/2026) sore.
Ketegangan terjadi ketika sejumlah pengunjuk rasa berusaha menerobos pagar dan pintu utama kantor wali kota.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan dua persoalan utama, yakni kondisi jalan rusak di Kota Binjai serta kebijakan penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.Baca Juga:
Berdasarkan pantauan di lokasi, demonstrasi awalnya berlangsung dengan penyampaian aspirasi di depan kantor wali kota.
Situasi kemudian memanas ketika sejumlah peserta aksi mencoba membakar ban bekas. Petugas kepolisian yang berjaga berupaya mencegah tindakan tersebut.
Ketegangan meningkat saat sejumlah pengunjuk rasa melompati pagar dan bergerak menuju pintu utama kantor wali kota.
Massa disebut kecewa karena tidak ada pejabat Pemerintah Kota Binjai yang menemui mereka untuk menerima aspirasi secara langsung.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kemudian berupaya menghalangi massa yang hendak masuk ke area kantor.
Adu mulut dan aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas terjadi sebelum akhirnya dilerai oleh polisi.
Di tengah kericuhan tersebut, seorang pengunjuk rasa bernama Gurky mengaku dipukul oleh anggota Satpol PP ketika berusaha masuk melalui pintu utama kantor wali kota.
Pengunjuk rasa lainnya, Rahmat Situmorang, juga menyampaikan kekecewaannya karena menilai aspirasi mahasiswa tidak mendapat tanggapan dari pejabat Pemerintah Kota Binjai.
Ia menyebut seorang rekannya mengalami dugaan pemukulan saat demonstrasi berlangsung.
Rahmat mengatakan pihaknya berencana kembali menggelar aksi dengan jumlah peserta yang lebih besar.
"Kami akan menyiapkan eskalasi gerakan yang lebih besar. Kami akan kembali menggelar aksi demonstrasi dengan jumlah lebih besar lagi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Pemerintah Kota Binjai, Arif Sihotang, membantah tudingan bahwa anggotanya melakukan pemukulan terhadap pengunjuk rasa.
Menurut Arif, petugas menjalankan tugas sesuai prosedur operasional standar (SOP) untuk menjaga keamanan kantor pemerintahan dan mencegah kerusakan selama demonstrasi.
"Tidak ada pemukulan, Bang. Yang ada kami hanya bertugas sesuai SOP menjaga objek vital pemerintah supaya tidak dirusak dan menjaga situasi tetap kondusif," kata Arif saat dikonfirmasi.
Aksi mahasiswa tersebut membawa tuntutan mengenai perbaikan jalan rusak di Kota Binjai dan pertanyaan terhadap kebijakan penggusuran PKL di Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.
Mahasiswa menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Namun, dalam aksi itu, situasi memanas setelah massa berusaha memasuki area kantor wali kota dan tidak berhasil bertemu langsung dengan pejabat pemerintah.
Hingga berita ini ditulis, terdapat perbedaan keterangan antara pengunjuk rasa dan pihak Satpol PP mengenai dugaan pemukulan.
Mahasiswa menyampaikan adanya dugaan kekerasan, sedangkan Kasatpol PP Binjai membantah tudingan tersebut.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai tindak lanjut atas tuntutan mahasiswa maupun rencana aksi lanjutan yang disampaikan Rahmat Situmorang.* (mi/ad)
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Demiane Agustien, pemain muda yang saat ini terdaftar di Arsenal U21. Pemain
OLAHRAGA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggu
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wa
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Badan Nasion
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung menerima audiensi Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwaki
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspose atau gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL