Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo, Orang Tua Desak Kasus Diusut Tuntas
KARO Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menjenguk sejumlah korban yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan Prog
NASIONAL
JAKARTA — Dugaan pemborosan subsidi pupuk sebesar Rp2,92 triliun sepanjang 2020 hingga 2022 kembali mencuat setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II 2024.
Temuan ini menyebutkan bahwa sebagian besar potensi kerugian negara tersebut, sekitar Rp2,83 triliun, terkait langsung dengan pengelolaan subsidi pupuk oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).
Temuan BPK tersebut segera memantik reaksi keras dari publik dan akademisi.
Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan lebih lanjut, mengingat subsidi pupuk merupakan komponen vital dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
"Rekomendasi BPK adalah lampu kuning. Komisaris seharusnya bekerja sama dengan KPK sebagai upaya preventif atau minimalisir kerugian yang lebih besar," ujar Hudi Yusuf, pakar hukum pidana dari Universitas Bung Karno, Jumat (30/5/2025).
Menurut Hudi, KPK tidak perlu menunggu laporan dari masyarakat untuk menindaklanjuti temuan BPK.
Laporan tersebut sah dijadikan pintu masuk awal penyelidikan dugaan penyalahgunaan wewenang atau tindakan korupsi dalam penyaluran subsidi.
BPK mencatat adanya ketidaksesuaian dalam alokasi pupuk urea bersubsidi yang tidak mempertimbangkan kapasitas produksi masing-masing anak usaha.
Ironisnya, perusahaan dengan biaya produksi tinggi justru diberi porsi subsidi, sedangkan yang efisien diarahkan memproduksi pupuk nonsubsidi.
Ini dinilai bertentangan dengan prinsip efisiensi anggaran negara.
PT Pupuk Indonesia melalui Vice President Komunikasi Korporat, Cindy Sistyarani, menyatakan kesiapan perusahaan untuk menindaklanjuti semua rekomendasi BPK.
"Sebagai BUMN yang patuh pada aturan keuangan negara, kami akan melaksanakan semua rekomendasi BPK dalam IHPS II Tahun 2024," ujar Cindy, Rabu (28/5/2025).
Cindy juga menambahkan bahwa perusahaan tengah mengakselerasi transformasi melalui digitalisasi, modernisasi fasilitas produksi, dan revitalisasi pabrik agar kebijakan perusahaan menjunjung tinggi prinsip efisiensi dan tata kelola yang baik.
Sementara itu, perhatian publik kini tertuju pada langkah selanjutnya dari KPK.
Apakah lembaga antirasuah akan segera melakukan penyelidikan mendalam atau menyerahkan kasus ini kembali ke mekanisme internal korporasi?*
(gl/a008)
KARO Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menjenguk sejumlah korban yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan Prog
NASIONAL
OlehBoy AnugerahTAK ada luapan emosi dan sindiran dalam pidato Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demo
OPINI
Oleh Shohibul Anshor SiregarRENCANA revolusioner pemerintah Indonesia untuk mengintegrasikan penerbitan Kartu Tanda Penduduk dengan pembuka
OPINI
MEDAN Perum BULOG Kantor Cabang Medan terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga p
EKONOMI
TAPTENG Konflik antara DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu disebut telah berakhir.Waki
PEMERINTAHAN
MEDAN Dinas Kesehatan Sumatera Utara meminta seluruh siswa, khususnya penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), lebih teliti sebelum
NASIONAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ihwan Ritonga, memberikan tenggat waktu dua hari kepada pelaku usaha perunggasan untuk menurunkan
EKONOMI
MEDAN Kondisi Krismas Br Sihite, siswi SMA Negeri 1 Berastagi yang sebelumnya menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)
KESEHATAN
BANDA ACEH Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor roda dua yang te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ustaz Das&039ad Latif menyampaikan usulan kontroversial terkait hukuman bagi pelaku korupsi. Ia mengusulkan agar koruptor yang
HUKUM DAN KRIMINAL