Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Kondisi Krismas Br Sihite, siswi SMA Negeri 1 Berastagi yang sebelumnya menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali memburuk.
Setelah kembali menjalani perawatan di RS Efarina Etaham Berastagi, Krismas akhirnya dirujuk ke RS Haji Medan atas permintaan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Bobby meminta agar Krismas mendapatkan penanganan lebih lanjut setelah melihat langsung kondisi siswi tersebut ketika menjenguk para korban MBG di RS Efarina Etaham, Kamis (10/9) malam.
Baca Juga:
Malam itu, Bobby didampingi Bupati Karo Antonius Ginting mendatangi sejumlah siswa yang kembali menjalani perawatan di RS Efarina Etaham dan RS Amanda Raya, Berastagi.
Puluhan siswa dilaporkan kembali mengalami keluhan kesehatan setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan akibat dugaan keracunan MBG.
Di antara para siswa yang kembali menjalani perawatan, kondisi Krismas menjadi perhatian Bobby.
Berdasarkan keterangan keluarga, keluhan kesehatan Krismas kembali kambuh hingga membuat siswi tersebut harus kembali dilarikan ke rumah sakit.
Saat melihat kondisi Krismas yang disebut mengalami kesakitan, Bobby kemudian meminta agar siswi tersebut segera dirujuk ke RS Haji Medan untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.
"Langsung disuruh Pak Gubernur Bobby Nasution agar Krismas Br Sihite dirujuk ke RS Haji Medan. Saat ini, Jumat (11/9), Krismas kembali masuk ruang PICU," kata Winda, kakak Krismas.
PICU atau Pediatric Intensive Care Unit merupakan ruang perawatan intensif khusus untuk pasien anak yang membutuhkan pemantauan dan penanganan lebih ketat.
Krismas sebelumnya juga pernah dirujuk ke RS Haji Medan setelah mengalami dugaan keracunan MBG pada 13 Agustus 2026.
Setelah kondisinya dinyatakan membaik, Krismas diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemulihan di rumah.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.