BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

"Cuma Butuh Waktu Pemulihan", KPPG Medan Bantah Febi Hilang Ingatan Usai Diduga Keracunan MBG

Nurul - Kamis, 10 September 2026 17:45 WIB
"Cuma Butuh Waktu Pemulihan", KPPG Medan Bantah Febi Hilang Ingatan Usai Diduga Keracunan MBG
Febiola Br Purba, korban keracunan MBG. (Foto: fajar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan membantah kabar yang menyebut Febi Yona, siswi SMK di Karo, mengalami hilang ingatan akibat keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). KPPG menyebut hasil pemeriksaan yang diketahuinya tidak menunjukkan adanya kelainan pada Febi.

Kasubag Tata Usaha KPPG Medan Erdianta Sitepu mengatakan kondisi Febi secara umum dinilai normal dan masih membutuhkan waktu untuk pemulihan. Dia juga menyebut hasil pemeriksaan electroencephalography (EEG) terhadap Febi dalam kondisi normal.

"Jadi dia sebenarnya normal. Artinya sehat, cuma butuh waktu untuk perbaikan saja, pemulihan, karena berdasarkan hasil lab EEG itu normal," ujar Erdianta, dikutip Kamis (10/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Erdianta, kondisi Febi saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Medan harus dilihat berdasarkan situasinya ketika itu. Dia menyebut Febi dalam kondisi lemas saat menjalani perawatan.

"Waktu di Rumah Sakit Haji, biasalah di sana kan dia lagi dirawat, lagi lemas kan. Kita juga kalau sakit kan kayak gitu, pengin diperhatikan dan lain-lain gitu," katanya.

Klarifikasi KPPG Medan tersebut disampaikan setelah kondisi Febi menjadi sorotan di media sosial. Pihak KPPG menegaskan belum dapat membenarkan anggapan yang mengaitkan dugaan gangguan ingatan Febi dengan makanan MBG.

Sebelumnya, ibu Febi, Elvinus Lusiana, menceritakan sejumlah keluhan yang dialami putrinya setelah mengonsumsi makanan program MBG. Febi disebut mengalami pusing dan gatal-gatal sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan sekitar tiga hari, Febi sempat diperbolehkan pulang. Namun, menurut Elvinus, kondisi putrinya kembali menurun dan mengalami kejang.

Keluarga kemudian melihat adanya perubahan pada kondisi Febi. Elvinus mengatakan putrinya disebut tidak lagi mengenali sejumlah anggota keluarga maupun teman sekolah yang datang menjenguk.

"Lupa dia, misalnya bibinya kalau datang, ini siapa katanya. Kami kasih tahu lah, ini Bibi. Adik-adiknya juga gitu (enggak ingat). Kawan-kawannya (di sekolah) datang pun enggak kenal," ujar Elvinus, Selasa (8/9/2026).

Febi selanjutnya dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Saat ini, dia masih menjalani rawat jalan dengan menggunakan layanan BPJS Kesehatan dan telah menjalani sejumlah pemeriksaan oleh dokter spesialis.

Di sisi lain, keluarga Febi sebelumnya telah menempuh jalur hukum terkait kasus dugaan keracunan MBG di Karo. Kuasa hukum korban mengatakan laporan terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab telah disampaikan ke Polres Tanah Karo pada 31 Agustus 2026.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
344 Warga Keracunan Massal Program MBG, Pemkab Agam Ancam Seret Pengelola ke Jalur Hukum
Dari Motor Listrik Rp1 Triliun hingga TV 75 Inci, Kejagung Periksa Direksi BUMN Terkait Dugaan Mark-up Pengadaan MBG
Orangtua Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Pertanyakan Anggaran: Itu Uang Masyarakat, Tega Meracuni Anak-anak
Mengapa Keracunan MBG Bisa Terjadi? Ini Kata BPOM
Mengapa Siswi di Karo Alami Gangguan Ingatan Usai Diduga Keracunan MBG? Ini Penjelasan Dokter Neurologi
Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Kembali Kejang Kamis Pagi, Dilarikan ke IGD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru