Saat ini, harga pala kering di tingkat petani berada di kisaran Rp70.000 per kilogram.
Namun di pasar ekspor, harga tersebut bisa menembus Rp100.000 per kilogram atau lebih, tergantung kualitas dan negara tujuan.Wakil Bupati Kabupaten Sitaro, Heronimus Makainas, menyambut baik perhatian khusus dari Menteri Pertanian.
Ia menyebut bahwa dorongan hilirisasi dan bantuan bibit akan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat di wilayahnya."Ini perhatian yang luar biasa bagi kami di Sitaro. Tanaman pala adalah komoditas utama di daerah kami. Setiap tahun, kami bisa memanen hingga 3.000 kilogram pala," ujar Heronimus.
Lebih lanjut, ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti arahan Mentan dan mempercepat koordinasi lintas instansi guna merealisasikan pembangunan pabrik dan distribusi bibit.Menurut data dari Kementerian Pertanian, pala merupakan salah satu komoditas ekspor strategis Indonesia, khususnya ke pasar Eropa dan Timur Tengah.
Kabupaten Sitaro sendiri dikenal sebagai salah satu sentra pala berkualitas tinggi di Indonesia Timur.