Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Tahapan awal untuk rehabilitasi tersebut berupa Survei, Investigasi, dan Desain (SID).
"Dalam minggu depan ini akan dilakukan SID untuk rehab sedang seluas 754 hektar," kata Nasrun.
Di tingkat Provinsi Aceh, realisasi kegiatan bantuan pertanian tercatat sekitar Rp253,5 miliar atau 49,2 persen dari total pagu anggaran Rp515,2 miliar.
Pemerintah kabupaten dan kota didorong segera menyelesaikan berbagai kendala administrasi maupun teknis.
Percepatan diperlukan agar anggaran yang telah tersedia dapat segera diwujudkan menjadi pekerjaan di lahan pertanian masyarakat.
Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Aceh Firdaus mengatakan proses pencairan dan pelaksanaan kegiatan masih perlu dipercepat.
"Realisasi kegiatan kita baru sekitar 49 persen. Kami mengharapkan kabupaten dan kota segera menyelesaikan persoalan yang menyebabkan keterlambatan proses administrasi karena anggaran ini sudah berada di kabupaten," kata Firdaus.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian yang dihimpun Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, total luas sawah terdampak bencana di seluruh Aceh mencapai 57.171 hektare.
Kerusakan tersebut terdiri atas beberapa kategori, mulai dari rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, hingga lahan yang hilang akibat terjangan arus.
Pemulihan lahan pertanian menjadi penting karena sektor tersebut tidak hanya berkaitan dengan penghasilan petani, tetapi juga dengan keberlanjutan produksi pangan di Aceh.
Di Aceh Tengah, pemerintah daerah kini memprioritaskan penyelesaian rehabilitasi sawah rusak ringan agar petani dapat kembali menanam pada awal September.
Penanganan kemudian akan dilanjutkan terhadap lahan yang mengalami kerusakan sedang.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.