Sepatu Jadi Tempat Persembunyian, Begini Modus Pengedar Selundupkan Vape Narkoba ke THM Medan
MEDAN Polisi menangkap pengedar vape narkoba berinisial FA (24) yang kerap beraksi di Helen&039s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kota Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Medan memutuskan bahwa perkelahian antara dua anggota DPRD Medan, David Roni Sinaga dan Dodi Simangunsong, tidak melanggar etik.
Keputusan ini disampaikan oleh Ketua BKD DPRD Medan, Lailatul Badri, pada Senin (24/3/2025).
Namun, keputusan BKD tersebut menuai kritik tajam dari pengamat politik, Anwar Saragih.
Ia menilai bahwa putusan ini akan menjadi rekam jejak buruk bagi BKD DPRD Medan serta menciptakan preseden yang membahayakan bagi dunia politik di daerah tersebut.
"Putusan ini berarti menormalisasi kekerasan di gedung dewan. Nanti ada lagi yang adu jotos dan saling caci tak perlu lagi dipersoalkan," ujar Anwar Saragih, Selasa (25/3/2025).
Menurutnya, keputusan BKD ini berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD Medan.
Padahal, berdasarkan Peraturan DPRD Medan tentang Kode Etik, Pasal 8 dan Pasal 14, jelas disebutkan bahwa anggota DPRD dilarang melakukan tindakan hinaan, perbuatan tak pantas, dan segala tindakan yang dapat merendahkan martabat lembaga dewan.
"Kita tidak tahu apa yang ada di balik pintu, apa yang ada di balik meja. Masyarakat wajar menduga ada transaksi karena putusan BKD tak sesuai dengan Peraturan Kode Etik," tegasnya.
Dalam persidangan BKD yang digelar tertutup, hanya menghadirkan David Roni Sinaga dan Dodi Simangunsong tanpa ada kejelasan apakah menghadirkan saksi ahli sebagaimana diatur dalam Tata Tertib BKD.
"Kasus ini viral, seharusnya BKD bisa transparan bagaimana tata tertib yang dijalankan apakah sudah sesuai mekanisme atau belum," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Robi Barus, menjadwalkan pemeriksaan internal terhadap David Roni Sinaga pada Selasa (25/3/2025).
Hal ini menyusul desakan dari 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Medan yang meminta pemecatan David Roni Sinaga.
David diketahui pernah terlibat dalam insiden kekerasan serupa pada November 2022 di sebuah klub malam.
Ketua DPC PDIP Medan, Hasyim, berjanji akan membawa desakan PAC tersebut ke dalam rapat pleno DPC PDIP Medan.
"Secara pribadi saya menyesali kejadian ini. Surat-surat dari teman PAC akan disertakan ke rapat pleno," ujar Hasyim.
Hasyim juga meminta Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Medan dan BKD untuk segera meminta klarifikasi dari David Roni Sinaga, yang hasilnya akan direkomendasikan ke DPD dan DPP PDI Perjuangan.
"Hanya DPD dan DPP yang bisa memutuskan sanksi PAW atau pemecatan. DPC hanya mengeluarkan rekomendasi," tutupnya.
(tb/a)
MEDAN Polisi menangkap pengedar vape narkoba berinisial FA (24) yang kerap beraksi di Helen&039s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kota Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), menerima upah sebesar 50.000 Ringgit Malaysia (RM), setara sekitar Rp219,4
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Upaya Pemerintah Aceh mengurai antrean panjang di sejumlah SPBU mulai menunjukkan hasil. PT Pertamina Patra Niaga meningkatka
EKONOMI
TANJUNG JABUNG TIMUR Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk sementara menghentikan aktivitas administra
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Selasa (4/8/2026) pukul 10.00 WIB, tercatat turun. Harga emas Antam logam mulia berada di posisi Rp2.60
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Pada pukul 09.28 WIB, mata uang Garuda terdepr
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (4/8/2026) dibuka menguat 0,33 persen atau 20,28 poin ke posisi 6.254,78, lebi
EKONOMI
JAKARTA Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul berjanji akan mempercepat pemulangan 500 warga negara Indonesia (WNI) yang menja
NASIONAL
BOGOR Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta maaf kepada suporter setelah Skuad Garuda dipermalukan Vietnam 03 pada laga Grup A
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris meminta pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatak
NASIONAL