Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
MEDAN -Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan yang digelar pada Senin (14/4/2025) di ruang rapat paripurna DPRD, sempat diwarnai ketegangan.
Sejumlah anggota dewan melayangkan interupsi lantaran belum menerima draf rancangan peraturan tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Medan yang akan disahkan.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Cun Sen, didampingi Wakil Ketua Rajudin Sagala dan Zulkarnaen, sejatinya bertujuan untuk menyampaikan laporan Kelompok Kerja (Pokja) serta penandatanganan keputusan DPRD terkait rancangan Tatib tersebut.
Namun saat Ketua DPRD meminta persetujuan anggota untuk pengesahan Tatib, interupsi langsung bermunculan.
Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI-P, Paul Mei Simanjuntak, mengkritik pimpinan rapat karena meminta persetujuan sebelum draf yang telah dieksaminasi Gubernur Sumatera Utara diterima oleh seluruh anggota.
"Maaf pimpinan, kenapa langsung meminta persetujuan? Kami belum menerima draf Tatib yang sudah dieksaminasi Gubernur Sumut," ujar Paul dalam interupsinya.
Ia bahkan meminta penundaan pengesahan minimal dua hingga tiga jam untuk mempelajari isi draf tersebut.
Senada dengan itu, Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Rommy Van Boy, turut menyampaikan interupsi.
Ia menilai tidak ada salahnya jika draf dibagikan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengesahan.
Menyikapi dinamika yang terjadi, Ketua DPRD Wong Cun Sen akhirnya menskors rapat selama 30 menit untuk istirahat.
Rapat kembali dilanjutkan sekitar pukul 14.00 WIB.
Usai skors dicabut, pimpinan rapat langsung membacakan beberapa poin keputusan Tatib DPRD Kota Medan, yang kemudian ditutup dengan persetujuan bersama anggota dewan.
"Setelah ditandatanganinya keputusan DPRD atas rancangan peraturan tentang Tata Tertib, saya harap ini menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab setiap anggota DPRD Kota Medan," ujar Wong dalam penutupan rapat.
Meskipun sempat diwarnai interupsi, pengesahan Tatib tetap berjalan dan kini menjadi acuan resmi dalam menjalankan fungsi legislasi DPRD Kota Medan.*
(sp/a008)
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA