Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA -Konflik panas antara Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan tokoh ormas Hercules Rosario Marshal masih berlanjut.
Meski Hercules telah menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang menyebut Sutiyoso "bau tanah", Gatot tetap mengecam keras dan menyebut Hercules tak lebih dari preman berbaju ormas.
Namun, pernyataan Gatot ini ditanggapi berbeda oleh tokoh intelijen senior, Jenderal (Purn) A.M. Hendropriyono.
Dalam wawancara di kanal YouTube Prof. Rhenald Kasali, Hendropriyono menyebut bahwa Hercules bukan sekadar preman, melainkan mantan pejuang yang pernah mempertaruhkan hidup demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kalau cuma soal Hercules, saya rasa kita juga harus berpikir dingin, walaupun hatinya mungkin panas," ujar Hendropriyono, Minggu (4/5/2025).
Menurutnya, Hercules dan prajurit TNI pada era 70-an adalah korban dari konspirasi global, di mana Indonesia dikerahkan ke Timor Timur atas dorongan Amerika Serikat, yang ingin membalas kekalahan mereka di Vietnam.
"Yang nyuruh kita ke Timtim dulu siapa? Amerika. Tahun 1974 mereka kalah, 1975 saya masuk Operasi Seroja. Di perbatasan kita lihat spanduk 'Viva America'. Tapi 1998 kita diusir," ungkapnya.
Hercules, kata Hendropriyono, mengalami luka fisik yang parah dalam operasi tersebut, kehilangan kaki, tangan, dan salah satu matanya.
Ia bahkan dipercaya sebagai pemegang kunci senjata dan peluru, menandakan tingkat kepercayaan tinggi dari militer.
"Ini bukan bekas teroris, ini bekas pahlawan, yang seharusnya dibina secara sistemik. Kalau teroris bisa dideradikalisasi, preman bisa kita depremanisasi," tegasnya.
Hendropriyono juga mengkritik cara pandang yang menyudutkan Hercules tanpa melihat latar belakang sosial dan ekonomi pasca konflik.
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA