Survei Indekstat: 95% Publik Rasakan Manfaat Program MBG Prabowo-Gibran
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA— Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mencampuri urusan internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), termasuk soal wacana masuknya Presiden ketujuh RI Joko Widodo dalam bursa calon ketua umum partai tersebut.
Djarot menyebut, Jokowi sudah resmi bukan kader PDIP setelah dikeluarkan dari partai.
Karena itu, menurutnya, keputusan Jokowi untuk terlibat lebih jauh di PSI merupakan hak pribadi yang tidak lagi menjadi urusan PDIP.
"Itu urusannya Pak Jokowi. Kan dia juga bukan kader PDI Perjuangan. Kan sudah dipecat dari PDI Perjuangan. Jadi silakan," kata Djarot saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Jumat (16/5).
Nama Jokowi belakangan mencuat dalam bursa calon Ketua Umum PSI, menjelang Pemilihan Raya (Pemira) internal partai yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2025.
Ia digadang-gadang menjadi calon kuat bersama putranya, Kaesang Pangarep, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana, membenarkan bahwa nama Jokowi dan Kaesang menjadi bagian dari diskusi internal dalam rangka mencari pemimpin baru bagi partai muda itu.
"Nama Mas Kaesang juga turut disebut dalam diskusi internal partai kami. Ia juga diharapkan bisa melanjutkan kepemimpinannya yang sudah baik ini ke depannya," ungkap William, Jumat (16/5).
William bahkan menyatakan dukungannya jika Jokowi memutuskan maju dalam perebutan kursi PSI 1.
Menurutnya, pengalaman dan rekam jejak politik Jokowi sangat layak untuk menjadi pemimpin partai, terutama karena dinilai telah memberi inspirasi dan kontribusi ideologis bagi PSI.
"Pak Jokowi sudah memberikan kontribusi, salah satunya menggagas konsep 'Partai Super Terbuka' yang menginspirasi Pemilihan Raya ini. Wajar jika kader PSI memberikan tempat istimewa baginya," imbuhnya.
Pernyataan Djarot menegaskan sikap PDIP yang mulai menjaga jarak dari Jokowi usai pemecatan secara resmi.
Wacana kepemimpinan Jokowi di PSI dipandang sebagai bagian dari proses politik partai lain yang tidak perlu diintervensi oleh PDIP.
Kehadiran Jokowi dalam bursa ketua umum PSI menambah dinamika politik nasional, mengingat pengaruh politiknya yang masih besar meski tak lagi memiliki afiliasi langsung dengan partai tempat ia memulai karier politik nasionalnya.*
(cn/a008)
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA
PIDIE JAYA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Re
PERTANIAN AGRIBISNIS
TAPTENG Pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada 25 November 2025 lalu,
PENDIDIKAN
PEKANBARU Seorang oknum Bhayangkari di Pekanbaru, Riau, inisial CN (40), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan hingga milia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan kewajiban sertifikasi halal untuk setiap produk yang masuk dan beredar di Indonesia tid
NASIONAL
BATAM Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menegaskan tuntutan pidana mati terhadap enam terdakwa kasus penyelundupan sabu hampir 2 ton melal
HUKUM DAN KRIMINAL
BIMA Pergantian pejabat di tubuh Polres Bima Kota kembali menarik perhatian publik. AKBP Catur Erwin Setiawan, yang ditunjuk sebagai Pel
SOSOK