Copot Kadis Pertanian BatuBara, Proyek Irigasi Abal Abal Sei Mataram Disorot DPRD Gerindra.
BATU BARA Polemik pembangunan irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kian memanas. A
POLITIK
JAKARTA - Mantan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, buka suara soal kontroversi tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyebut isu ini sebagai proyek besar tanpa tender yang menghabiskan banyak uang dan ditunggangi kepentingan politik terselubung.
Ngabalin menyatakan keyakinannya bahwa para pelapor, termasuk Roy Suryo dan beberapa tokoh lainnya, akan dijebloskan ke penjara setelah proses hukum berjalan.
"Proyek ijazah palsu itu proyek besar tanpa tender dengan uang gede. Ini proyek bertahun-tahun, kok tidak habis-habis," ujar Ngabalin dalam wawancara yang tayang di kanal YouTube SINDOnews, Minggu (25/5/2025).
Menurutnya, tuduhan terhadap Jokowi sangat tidak berdasar, mengingat rekam jejak sang presiden yang telah menempuh jabatan politik dari Wali Kota, Gubernur, hingga Presiden dua periode.
"Bagaimana mungkin orang seperti Jokowi yang sudah dua periode jadi presiden dituduh punya ijazah palsu? Ini logika yang rusak," tegas Ngabalin.
Ia juga mengungkap bahwa sebagian pelapor pernah mendatanginya secara pribadi dan mengeluh tentang perlakuan Jokowi.
"Saya tahu siapa saja yang teriak-teriak soal ini. Mereka pernah curhat ke saya. Ada maksud tersembunyi yang ingin dijalankan lewat isu ini," katanya.
Ngabalin menyebut bahwa motif utama di balik isu ini adalah untuk mengadang Gibran Rakabuming Raka, anak Presiden Jokowi, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden.
"Proyek ini punya tujuan jelas: menjegal Gibran di masa depan. Mereka tidak sabar, padahal pemerintahan baru ini baru berjalan beberapa bulan," katanya.
Ia juga menyayangkan bahwa cara-cara seperti menyebarkan hoaks dan fitnah dijadikan alat untuk mencari perhatian dan keuntungan.
"Cari makan jangan dengan gaya menghujat. Gunakan cara yang halal dan beradab," ujar Ngabalin dengan tegas.
Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menyatakan ijazah Jokowi asli usai melalui proses uji laboratorium forensik. Laporan dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang digawangi Eggi Sudjana pun telah ditutup.
BATU BARA Polemik pembangunan irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kian memanas. A
POLITIK
MEDAN Kinerja perdagangan luar negeri Sumatera Utara (Sumut) memulai 2026 dengan catatan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mela
EKONOMI
DENPASAR Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa melaksanakan kegiatan sambang dan patroli di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Rabu (4/3/20
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal dan berlangsung lebih
NASIONAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) deng
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Rabu (4/3/2026), menyusul operasi tangkap tangan (OT
HUKUM DAN KRIMINAL
BATUBARA Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke SD Negeri 02 Desa Kampung Lalang,
NASIONAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara menerima bantuan perbaikan rumah rusak bencana Hidrometeorologi Siklon Senyar Tahap II, sebanyak
PEMERINTAHAN
TANJUNG BALAI Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim Batubara, SE, MAP, bersama jajaran Pemerintah Kota melaksanakan Safari Ramadan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim, SE, MAP, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
PEMERINTAHAN