BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Wabup Deli Serdang Ditegur Al-Washliyah: Permintaan Maaf soal 'Kabupaten Nahdliyin' Dinilai Tak Tulus

Adelia Syafitri - Jumat, 30 Mei 2025 21:10 WIB
Wabup Deli Serdang Ditegur Al-Washliyah: Permintaan Maaf soal 'Kabupaten Nahdliyin' Dinilai Tak Tulus
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG— Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mendapat kritik tajam dari organisasi Al-Washliyah usai menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang menyebut Deli Serdang sebagai "Kabupaten Nahdliyin".

Permintaan maaf tersebut dinilai tidak tulus dan justru menambah polemik.

Ketua Ikatan Sarjana Al-Washliyah Sumatera Utara, Abdul Thaib Siahaan, menilai klarifikasi Lom Lom lebih terkesan sebagai pembenaran daripada sebuah permintaan maaf yang jujur.

"Kalau dari pandangan kami, itu bukan permintaan maaf, tapi klarifikasi yang menurut kami hanya mencari pembenaran saja. Tak tulus itu menjadi sebuah permintaan maaf," kata Thaib, Jumat (30/5).

Ia menambahkan, istilah "Nahdliyin" secara umum dikenal sebagai sebutan untuk pengikut Nahdlatul Ulama (NU), bukan dimaknai sebagai 'cinta damai' seperti yang disebutkan oleh Lom Lom dalam klarifikasinya.

"Nahdliyin itu kan anggota dari ormas NU, pengikut NU. Ini justru memelintir makna dan membuat polemik baru. Kalau minta maaf, seharusnya tegas dan tidak multitafsir," ujarnya.

Thaib juga menegaskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan Lom Lom di hadapan massa Al-Washliyah, sehingga permintaan maaf semestinya disampaikan langsung kepada pihak yang merasa tersinggung.

"Harusnya secara khusus meminta maaf kepada Al-Washliyah, bukan di forum ormas lain. Lom Lom itu pejabat publik, ada batasan etika dalam menyampaikan sesuatu di hadapan umum," pungkasnya.

Diketahui, pernyataan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo soal "Kabupaten Nahdliyin" sempat memicu kontroversi dan reaksi dari berbagai pihak.

Meskipun ia akhirnya meminta maaf, pernyataan lanjutan justru dinilai memperkeruh keadaan.*

(d/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru