Diduga Langgar Prosedur, Personil Polisi yang Tembak Terduga Pencuri Sawit Diperiksa Propam
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) memeriksa personel polisi yang diduga melanggar prosedur saat menembak seorang terduga pencuri brondola
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas dengan memecat dua pejabat Kementerian Pertanian yang terbukti terlibat dalam praktik korupsi berupa permintaan fee proyek senilai Rp 27 miliar.
Dua pejabat tersebut, yang terdiri dari seorang pejabat eselon dan seorang staf, diketahui telah menerima fee sebesar Rp 10 miliar dari total komitmen sebesar Rp 27 miliar.
Tidak hanya itu, mereka juga diduga menggunakan tanda tangan palsu sebagai bagian dari modus operandi untuk meloloskan proyek yang dijanjikan.
"Bukan hanya dengan mitra, tetapi juga di internal Kementerian Pertanian. Baru saja ada yang bermain-main meminta fee. Katanya bisa menangkan proyek, meminta Rp 27 miliar dan sudah terealisasi Rp 10 miliar," ungkap Mentan Amran Sulaiman, Rabu (4/6/2025).
Amran menyebut bahwa sang direktur sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan menegaskan bahwa Kementan tidak akan mentoleransi praktik-praktik penyalahgunaan wewenang di lingkungan kementeriannya.
"Kami sudah pecat. Direkturnya sudah tersangka," ujarnya.
Amran juga menyinggung penindakan yang dilakukan Satgas Pangan terkait penyimpangan distribusi pupuk dan minyak goreng, yang telah menetapkan 20 orang tersangka dalam kasus-kasus terpisah.
Dalam pernyataannya, Mentan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan bersih-bersih di lingkungan Kementan selama masih menjabat.
Ia meminta semua pihak agar tidak mempermainkan posisi petani dan konsumen dalam ekosistem pangan nasional.
"Insyaallah kami bereskan selama kami masih menteri. Jadi minta tolong, sahabatku, saudaraku, tolong jangan permainkan konsumen dan produsen. Jangan segelintir orang mengambil kesempatan," tegas Amran.
Langkah tegas ini menuai apresiasi dari berbagai pihak, terutama di tengah sorotan publik terhadap tata kelola proyek dan program pertanian yang sangat strategis bagi ketahanan pangan nasional.*
(d/a008)
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) memeriksa personel polisi yang diduga melanggar prosedur saat menembak seorang terduga pencuri brondola
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid belum hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi
NASIONAL
KLATEN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, sejumlah pejabat Pemerintah
NASIONAL
LANGKAT Truk kontainer bermuatan 20 ton besi mengalami kecelakaan setelah gagal menanjak di Jembatan Wampu, Kecamatan Stabat, Kabupaten La
PERISTIWA
PALANGKA RAYA Fenomena lubang api bawah tanah di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menjadi perhatian setelah video
PERISTIWA
JAKARTA Tim Advokasi Penegak Etika, Moral dan Integritas Bangsa bersama Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) mendatangi kantor DPP Partai Gerind
NASIONAL
LUBUKPAKAM Seorang pejabat eselon IV di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berinisial DIK mengu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Andi Azwan membantah tudingan bahwa organisasinya mendapat pendanaan dari mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bantahan itu disam
NASIONAL
JAKARTA Sidang perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Tif
NASIONAL
JAKARTA Penegakan hukum menjadi salah satu tantangan dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gib
NASIONAL