Ustad Awaluddin: Tiga Amalan Utama untuk Meraih Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir
MEDAN Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen paling dinanti umat Islam di 10 malam terakhir Ramadan. Mal
AGAMA
JAKARTA -Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), secara tegas menyatakan lebih memilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketimbang bergabung dalam bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pernyataan ini menuai berbagai respons dari partai politik, termasuk Partai NasDem.
Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menanggapi santai pilihan politik Jokowi tersebut. Menurutnya, Jokowi bebas menentukan arah politik pascapemerintahannya.
"Beliau (Jokowi) mau ke mana aja boleh kok," ujar Sahroni kepada wartawan, Senin (9/6/2025).
Meski demikian, Sahroni menyarankan agar Jokowi menikmati masa pensiunnya dan menjalani hidup tenang, sebagaimana dilakukan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Tapi saran saya sebagai adik, kiranya Pak Jokowi lihat contoh kaya Pak SBY, hidup tenang dan menikmati hidup setelah tidak lagi jadi presiden. Saya bangga lihatnya," tambahnya.
Lebih lanjut, Sahroni menilai bahwa Jokowi sebaiknya memberikan ruang kepada anak dan menantunya untuk melanjutkan kiprah politik keluarga.
"Pak Jokowi sebagai ayah harus selalu ngawasin anak dan mantunya yang lagi bekerja untuk rakyat. Insya Allah mereka akan jadi penerus Pak Jokowi ke depan," ujarnya.
Seperti diketahui, anak dan menantu Jokowi—Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution—saat ini tengah meniti karier politik di pemerintahan dan partai.
Jokowi sebelumnya merespons santai saat ditanya mengenai isu dirinya masuk dalam bursa calon ketum PPP. Saat diwawancarai di Solo, Jokowi menegaskan pilihannya tetap pada PSI.
"Saya di PSI saja lah," kata Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (6/6/2025), dilansir dari detikJateng.
Jokowi juga menilai bahwa PPP memiliki banyak kader potensial untuk memimpin partai, dan dirinya tak berniat ikut dalam kontestasi internal PPP.
"Yang di PPP, saya kira banyak caketum yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, kapabilitas, punya kompetensi," jelas Jokowi.*
(kp/j006)
MEDAN Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen paling dinanti umat Islam di 10 malam terakhir Ramadan. Mal
AGAMA
LEMBAR, NTB Upaya penyelundupan rokok ilegal tanpa pita cukai digagalkan jajaran TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Mata
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gugatan yang dilayangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL) terkait dugaan penyebab bencana ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Rejang Lebong,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah resmi melarang anakanak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial. Kebijakan ini mendapat dukungan dari para psi
KESEHATAN
JAKARTA Senator Amerika Serikat Lindsey Graham mendorong Arab Saudi untuk ikut bergabung dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran. Pe
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin peringatan Nuzulul Qur&039an tingkat nasional tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Komplek
PEMERINTAHAN
BATU BARA, 10 Maret 2026 Persoalan pintu air irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara yang sempat viral
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Ut
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjelang musim mudik Lebaran 1447 H/2026 M, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurt
NASIONAL