BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Presiden Prabowo Kembali Roasting Bahlil: "Nasib Kau Baik Jadi Menteri!"

- Jumat, 27 Juni 2025 13:16 WIB
Presiden Prabowo Kembali Roasting Bahlil: "Nasib Kau Baik Jadi Menteri!"
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kiri) & Menteri ESDM BAHLIL LAHADAHLIA (kanan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali melontarkan candaan bernada "roasting" kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam sebuah acara peresmian proyek energi baru terbarukan (EBT) yang digelar secara virtual, Kamis (26/6/2025).

Dalam suasana santai itu, Prabowo menyentil latar belakang daerah asal Bahlil yang sama-sama dari Papua, usai mendengar laporan dari Bupati Mappi, Papua Selatan. Prabowo kemudian menyambung dengan komentar jenaka, menyebut bahwa Bahlil adalah sosok yang "bernasib baik".

"Ini Menteri ESDM-nya juga dari Papua rupanya," ucap Prabowo sambil tertawa.

"Nasib kau baik jadi menteri kau," tambahnya dengan gaya khas yang mengundang tawa para hadirin.

Bahlil yang berada di lokasi tampak tersenyum dan menimpali candaan tersebut dengan berkata, "Masih agak baik Pak, karena Menteri ESDM. Kalau yang lain, parah juga."

Ini bukan kali pertama Presiden ke-8 RI itu melempar candaan kepada Bahlil. Dalam acara HUT ke-60 Partai Golkar pada Desember 2024 lalu, Prabowo juga sempat me-roasting Bahlil terkait asal kampus dan kemampuan bahasa Inggris-nya.

Kala itu, Prabowo menceritakan bahwa ia sempat ragu dengan latar belakang akademis Bahlil yang ternyata merupakan lulusan STIE Port Numbay, kampus swasta kecil di Jayapura. Namun setelah melihat kinerja Bahlil, terutama saat menjabat sebagai Menteri Investasi, Prabowo mengaku kagum.

"Ternyata penilaian saya benar. Operasinya luar biasa, paham politik, ekonomi, kenegaraan. Dan yang paling penting, patriotismenya. Ini bukan saya muja-muji," ujar Prabowo.

Dalam momen yang sama, Prabowo juga mengungkap perbincangan soal kemampuan bahasa asing Bahlil. Namun menurut Bahlil, keterbatasan bahasa Inggris bukan masalah karena ia mengandalkan penerjemah dalam pertemuan dengan investor asing, seperti halnya pejabat dari Korea dan Jepang.

Candaan dan pengakuan Prabowo ini menggambarkan hubungan dekat dan penuh kepercayaan antara kepala negara dan anak buahnya, sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan tak melulu ditentukan oleh almamater, melainkan kerja keras dan dedikasi.*

(gn/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru