Airlangga Ungkap RI Kekurangan Insinyur, Industri Digital Butuh 150 Ribu Tenaga Ahli Baru
JAKARTA Pemerintah menyatakan Indonesia masih membutuhkan tambahan sekitar 150 ribu insinyur dalam beberapa tahun ke depan guna mendukun
EKONOMI
JAKARTA -Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, terkait pemilihan Harun Masiku sebagai calon penerima pergantian antarwaktu (PAW) DPR RI menggantikan Nazarudin Kiemas.
Dalam persidangan kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (3/7), Jaksa KPK Wawan Yunarwanto menilai keahlian Harun yang disebut-sebut di bidang international economic of law belum terbukti atau teruji secara nyata.
"Bahwa di persidangan Terdakwa menerangkan, pemilihan Harun Masiku sebagai kader terpilih untuk menerima limpahan suara dari almarhum Nazarudin Kiemas didasarkan pada rekam jejak Harun Masiku yang pernah menerima beasiswa dari Ratu Elizabeth," ujar jaksa.
Namun, jaksa mempertanyakan mengapa Harun yang notabene masih kader baru di PDIP, justru mendapat prioritas dibanding kader senior lain yang lebih berpengalaman dan berprestasi.
Jaksa menyebut suara Harun di Dapil Sumsel I jauh lebih rendah dibanding Riezky Aprilia, yang meraih suara terbanyak.
"PDIP memiliki banyak kader senior, berpengalaman, dan sudah lama mengabdi, tetapi justru yang diperjuangkan adalah Harun Masiku. Ini menyisakan pertanyaan besar," lanjutnya.
Jaksa pun menyerahkan penilaian atas motif di balik pengusungan Harun kepada majelis hakim, sambil menegaskan bahwa fokus KPK adalah pada pembuktian sesuai hukum acara pidana.
Sebelumnya, Hasto didakwa turut serta dalam suap terhadap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan senilai Rp 600 juta demi meloloskan Harun Masiku sebagai anggota DPR lewat mekanisme PAW.
Hasto juga disebut berperan aktif merintangi penyidikan dan membantu Harun Masiku menghindari penangkapan.
Harun Masiku hingga kini masih menjadi buronan sejak 2020, sementara dua pihak lain yang terlibat, Donny Tri Istiqomah dan Saeful Bahri, telah ditetapkan sebagai tersangka dan divonis bersalah.*
(d/j006)
JAKARTA Pemerintah menyatakan Indonesia masih membutuhkan tambahan sekitar 150 ribu insinyur dalam beberapa tahun ke depan guna mendukun
EKONOMI
JAKARTA Ulama Yahya Zainul Ma&039arif atau yang dikenal sebagai Buya Yahya mengajak masyarakat untuk mendoakan Presiden Prabowo Subian
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengajukan permohonan praperadilan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional masih dalam kondisi aman meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat a
EKONOMI
MEDAN Memaknai bulan suci Ramadan 2026, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mendorong masyarakat menanamkan semangat gotong royo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 turun menjadi US 151,9 miliar atau sekit
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan kembali melaksanakan Safari Ramadan, kali ini menjangkau masjid yang berada di lingkungan permukiman, termas
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong penguatan dan pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) di sel
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Surya, menyambut baik keputusan Pemerintah Pusat yang menambah alokasi dana transfer ke dae
PEMERINTAHAN
SEI RAMPAH Antrean panjang kendaraan terjadi sejak subuh di SPBU nomor 14.205.1139, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdan
NASIONAL