37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
DENPASAR — Megawati Soekarnoputri resmi dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk periode 2025–2030.
Pengukuhan tersebut berlangsung dalam Kongres VI PDIP yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Jumat (1/8/2025), dan merupakan hasil mufakat dari seluruh peserta kongres.
Kongres yang mengusung tema "Satyam Eva Jayate, Berderap Dalam Satu Rampak Barisan" ini menegaskan soliditas internal partai serta kepercayaan penuh kepada kepemimpinan Megawati yang telah memimpin sejak 1999.
Dengan pengukuhan ini, Megawati genap memimpin PDIP selama 26 tahun tanpa jeda.
Informasi tersebut juga disampaikan melalui akun Instagram resmi PDI Perjuangan, Sabtu (2/8/2025), yang menyatakan bahwa hasil kongres menjadi bukti kesatuan dan kekuatan partai di bawah arahan Megawati Soekarnoputri.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan bahwa Kongres VI tidak akan menggelar pemilihan umum untuk posisi ketua umum.
Mengacu pada keputusan Rakernas 2024, agenda utama kongres adalah pengukuhan Megawati sebagai ketua umum, bukan pemilihan ulang.
"Kapan pun Ibu Ketum memutuskan Kongres, maka mengacu pada hasil Rakernas 2024, Kongres hanya mengukuhkan Ibu Megawati sebagai Ketum, bukan pemilihan," ujar Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Kamis (24/7/2025).
Dengan pengukuhan ini, Megawati kembali memegang hak prerogatif untuk menentukan struktur inti partai, termasuk sekretaris jenderal, bendahara umum, para ketua DPP, dan pejabat strategis lainnya.
Meski sempat memberi sinyal untuk mengakhiri kepemimpinannya, dinamika politik pasca Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 tampaknya mendorong Megawati untuk kembali menerima amanah partai.
Dorongan dari para tokoh senior dan pengurus internal partai turut memperkuat langkah tersebut.
Dalam beberapa pernyataan sebelumnya, Megawati juga menyampaikan kekhawatiran terkait upaya dari pihak-pihak tertentu yang diduga ingin mengambil alih kepemimpinan partai.
"Setelah kemarin gagal, katanya di kongres nanti mau diawut-awut. Coba [saja] kalau kamu mau awut-awut partai saya," ungkap Megawati dalam salah satu pertemuan internal akhir tahun lalu.
Keputusan ini dipandang sebagai langkah untuk menjaga stabilitas partai di tengah dinamika politik nasional yang kian kompleks.*
(bb/a008)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN