JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, akhirnya angkat suara mengenai tuntutan masyarakat terhadap pemotongan gaji anggota DPR yang menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir.
Tuntutan itu digaungkan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak 25 Agustus 2025, dan mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan.
Ditemui di kawasan Karet Bivak, Jakarta Pusat, Rieke menyatakan tidak keberatan apabila gaji anggota dewan dikurangi, bahkan dihapus sekalipun.
"Silakan, kalau buat saya mau dikurangi semua juga nggak masalah. Terserah saja," ujar Rieke, Sabtu (30/8/2025).
Rieke, yang saat ini duduk di Komisi IX DPR, membidangi urusan kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial, menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan dari masyarakat.
Ia menilai partisipasi publik adalah elemen penting dalam menciptakan kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat.
"Terima kasih untuk kritik seluruh rakyat Indonesia. Jangan berhenti mengkritik kami, supaya ada perbaikan dan lahir kebijakan-kebijakan yang lebih baik, termasuk soal regulasi untuk pengemudi ojek online," ujar aktris yang dikenal lewat karakter Oneng tersebut.
Selain soal gaji DPR, Rieke juga menunjukkan kepeduliannya atas tragedi yang menimpa Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat pengamanan aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8).
"Statement saya jelas, saya mendorong agar ada pengusutan tuntas atas kematian almarhum Affan. Saya percaya pihak kepolisian bisa menggunakan pendekatan persuasif dalam menangani demonstrasi," ucapnya.
Rieke juga menekankan bahwa kejadian seperti ini tidak bisa dianggap sebagai insiden semata, melainkan harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh.
"Saya minta kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi jajaran kepolisian, terutama di tingkat elit. Karena kasus seperti ini bukan hal baru, ini hanya puncak dari gunung es," tegasnya.
Sebelumnya, Rieke turut hadir dalam pemakaman almarhum Affan Kurniawan dan mengajak para driver ojek online untuk mendoakan rekan sejawat mereka selama tujuh hari berturut-turut.