Banjir Informasi Buat Bingung: Diskusi BERAS Binjai Bedah Senjata Nalar Hadapi Era Digital
BINJAI Kelompok Diskusi Berpikir Rasional (BERAS) menggelar Diskusi Seri Logika bertajuk Nalar Sebagai Perkakas Analisis di Anshari Cafe
PENDIDIKAN
BANDUNG – Majelis Musyawarah Sunda (MMS) menyerahkan Manifesto MMS kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dokumen ini berisi peta jalan pemulihan martabat dan masa depan Tatar Sunda di tengah tantangan sistemik yang melanda masyarakat Sunda, mulai dari ketimpangan fiskal hingga kebudayaan yang terpinggirkan.
Presidium Pinisepuh MMS, Dindin S. Maolani, menegaskan bahwa persoalan Sunda saat ini bukan sekadar daftar keluhan sektoral, melainkan masalah sistemik yang kompleks dan membutuhkan kepemimpinan kolektif serta keberanian dalam mengambil keputusan strategis.Baca Juga:
"Persoalan Sunda hari ini sudah melampaui batas sektoral, harus diselesaikan melalui kepemimpinan kolektif," ujar Dindin, Minggu (23/11/2025).
Dokumen Manifesto ini dirumuskan melalui proses panjang, dimulai dari Sawala Maya I & II via Zoom, hingga musyawarah tatap muka di Universitas Padjadjaran pada 15 November 2025.
Hasilnya dituangkan dalam Policy Brief, notulensi rapat Pinisepuh, serta kajian Komisi A dan B Panata Pikir.
Dari rangkaian diskusi, MMS menetapkan empat agenda strategis:
-Penguatan jati diri dan kebudayaan Sunda – termasuk revolusi pendidikan karakter Sunda, afirmasi bahasa dan toponimi, serta pembentukan Dana Abadi Kebudayaan Sunda Raya.
-Penataan relasi pusat–daerah – mencakup reforma keadilan fiskal, integrasi Sunda Raya ala konsep Benelux, dan evaluasi kebijakan strategis nasional di Tatar Sunda.
-Pembangunan dan kesejahteraan rakyat – audit sistemik proyek strategis nasional, reforma agraria kultural, dan pengembangan Indeks Kesejahteraan Sunda Raya berbasis data presisi.
-Penguatan sistem kepemimpinan Sunda – menekankan kepemimpinan berbasis nilai lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan pentingnya kembali meneguhkan jati diri Sunda dan menata lingkungan secara berkelanjutan.
"Jika sekarang saya bersihkan pemukiman di bantaran sungai, itu agar muara sungai membaik dan mendukung pemulihan kondisi gunung," katanya.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, turut mengapresiasi upaya MMS, sekaligus mengingatkan agar masyarakat Sunda menatap ke depan dengan memperkuat kerja sama berbasis nilai-nilai luhur seperti silih asah, silih asih, silih asuh.
Di penutup, Dindin menyerukan kebangkitan Sunda Raya melalui empat agenda perubahan tersebut demi tercapainya keadilan fiskal, kemuliaan budaya, kesejahteraan rakyat, dan kepemimpinan yang terhormat.*
(k/dh)
BINJAI Kelompok Diskusi Berpikir Rasional (BERAS) menggelar Diskusi Seri Logika bertajuk Nalar Sebagai Perkakas Analisis di Anshari Cafe
PENDIDIKAN
KISARAN Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Asahan telah selesai digelar. Sebanyak 43 desa yang tersebar di 18 kec
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjamin pemerintah kota akan mempermudah proses investasi bagi pengusaha India yang tertar
EKONOMI
MEDAN Proyek jalan provinsi pada ruas Sipiongotbatas Labuhanbatu di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, disoroti setel
PERISTIWA
MEDAN Setelah menanti hampir 20 tahun, warga Perumahan Griya Kencana, Lingkungan 1, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, seger
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp325 miliar kepada 3
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mempercepat realisasi pembangunan daerah dan menargetkan seluruh kegiatan rampu
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Sekitar 62 orang siswa Yayasan Pendidikan Muttaqin Al Farabi, mengikuti pelatihan jurnalistik yang berlangsung di teras seko
PENDIDIKAN
BINJAI DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemko) Binjai yang mempercepat perba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melalui LPPM UPNVJ Press bersama Damera Press menerbitkan buku Kondisi So
NASIONAL