"Sudah ada isu dugaan monopoli dalam proses seleksi. Wali Kota harus tegas, pastikan semua berjalan sesuai aturan tanpa intervensi pihak mana pun," ujar Wong, Jumat (2/1/2026).
Wong menegaskan pentingnya memilih Dirut yang memiliki kapasitas, integritas, dan fokus pada kepentingan publik.
Dirut yang terpilih diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, DPRD akan terus mengawasi proses seleksi. Selain itu, ia menyoroti masih banyaknya jabatan strategis di lingkungan Pemko Medan yang kosong dan perlu segera diisi.
Hingga kini, panitia seleksi telah menetapkan 12 calon yang lulus seleksi akhir Direksi PUD Medan, antara lain Anggia Ramadhan, Irwansyah Gultom, Agus Syahputra, Karya Septianus Bate'e, dan lainnya.
Pelantikan dijadwalkan pada 2026, meski isu seleksi ulang masih beredar terkait dinamika seleksi dan pansel.
Menanggapi sorotan DPRD, Wali Kota Medan Rico Waas memilih menanggapi santai.
"Segara itu ya, seger," ujarnya usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Medan.*
(tm/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Ketua DPRD Medan Ingatkan Wali Kota: Seleksi Dirut PUD Harus Bebas Intervensi