BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

Warga Tolak Pilkada Lewat DPRD, Efisiensi Anggaran Dinilai Alasan Buat-buat

Adelia Syafitri - Rabu, 14 Januari 2026 21:56 WIB
Warga Tolak Pilkada Lewat DPRD, Efisiensi Anggaran Dinilai Alasan Buat-buat
ilustrasi Pilkada. (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAWacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem langsung ke DPRD memicu penolakan dari sejumlah warga.

Mereka menilai alasan efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah tidak masuk akal karena tidak disertai transparansi penggunaan dana Pilkada.

Baca Juga:
"Menurut aku sih itu alasan yang dibuat-buat. Enggak ada keterbukaan anggaran, jadi enggak soal itu dijadikan alasan," kata Ikhwana (28), Rabu (14/1/2026).

Senada, Iqbal (23) menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak sebanding dengan konsekuensi hilangnya hak politik masyarakat.

"Kalau bicara efisiensi anggaran, kayaknya remeh banget untuk Indonesia yang punya kekayaan besar. Itu enggak apple to apple," ujarnya.

Warga menyoroti bahwa perubahan sistem Pilkada berpotensi menimbulkan stigma negatif terhadap DPRD maupun partai politik, serta membuka peluang praktik oligarki politik.

Alih-alih mengubah mekanisme pemilihan, masyarakat menuntut transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan Pilkada yang lebih jelas.

Wacana Pilkada lewat DPRD kembali mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto menyuarakannya dan didukung oleh beberapa partai politik pendukung pemerintah.

Pemerintah mengklaim langkah tersebut dapat memangkas biaya politik, namun pihak oposisi dan aktivis demokrasi menilai perubahan ini menggerus hak pilih rakyat dan berisiko membuka transaksi politik tertutup.

Perdebatan publik pun meningkat, menandai ketegangan antara upaya efisiensi dan prinsip demokrasi berbasis partisipasi langsung masyarakat.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tito Karnavian: Pemilihan Kepala Daerah Bisa Langsung atau Lewat DPRD
RUU Pemilu Belum Dibahas, Puan Maharani Pastikan DPR Buka Komunikasi Lintas Fraksi
Megawati Tegas Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD: Hak Rakyat Tidak Boleh Dikerdilkan!
Pilkada, Langsung Vs Perwakilan
PDI Perjuangan Tegaskan Posisi Sebagai Partai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo, Bukan Oposisi
Megawati Bandingkan Demokrasi Indonesia dengan “Senam Poco-Poco”, Apa Maknanya?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru